HOLOPIS.COM, JAKARTA – Pemerintah terus memperkuat kesiapan sistem transportasi nasional dalam menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat menjelang libur panjang.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, Wakil Presiden Gibran Rakabuming meninjau langsung pusat kendali lalu lintas di Jasa Marga Toll Road Command Centre (JMTC), Bekasi, Jawa Barat, pada Selasa (17/3).
Dalam kunjungan ini, Wapres meninjau kondisi terkini kesiapan Jasa Marga dalam mengantisipasi arus mudik libur Nyepi dan Lebaran di berbagai titik strategis.
Ia juga menerima paparan dari jajaran direksi operasional JMTC terkait langkah-langkah yang telah disiapkan untuk memastikan kelancaran serta keselamatan perjalanan masyarakat. Peninjauan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden agar seluruh pemangku kepentingan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama periode mudik Lebaran.
Setibanya di lokasi, Wapres langsung menuju ruang kontrol JMTC untuk memastikan kesiapan pengelolaan arus mudik Lebaran berjalan optimal. Dari ruang tersebut, Wapres memantau kondisi lalu lintas di berbagai ruas jalan tol melalui sistem pemantauan terintegrasi.
Ia juga berdialog secara langsung dengan petugas di lapangan melalui pertemuan virtual guna memastikan pengendalian arus mudik berjalan efektif di berbagai wilayah.
Pada kesempatan yang sama, Wapres menyapa para pemudik melalui siaran radio Travoy FM. Ia mengingatkan masyarakat untuk tetap berhati-hati serta mengutamakan keselamatan selama perjalanan.
“Saya lihat tadi laporannya sudah cukup lengkap, alat-alat yang dipakai disini juga sudah cukup canggih, real time semua. Apalagi sekarang,” kata Gibran dalam pernyataannya yang dikutip Holopis.com.
Dalam kunjungan tersebut, Gibran meminta Jasa Marga tetap konsisten dan waspada dalam menjaga kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026, sekaligus mengimbau masyarakat untuk tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan.
“Tetap waspada dan berhati-hati dalam perjalanan mudik, mengingat kondisi lalu lintas yang padat. Saya melihat laporan yang disampaikan sudah cukup lengkap dan persiapan telah dilakukan dengan matang,” ujarnya.
“Diperkirakan puncak arus akan terjadi dalam waktu dekat, sehingga kewaspadaan harus terus dijaga. Terima kasih atas kerja keras seluruh petugas di lapangan,” tutupnya.



