JAKARTA – Setelah Presiden terpilih Prabowo Subianto resmi merombak sejumlah pos kementerian dalam kabinet Merah Putih pada 8 September 2025, nama Taufik Hidayat kembali mencuat sebagai figur yang dinilai paling layak menggantikan Dito Ariotedjo sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora).
Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga saat ini, Taufik Hidayat, bukan hanya dikenal sebagai mantan atlet bulu tangkis legendaris, tetapi juga aktif dalam mengawal pembinaan olahraga nasional dalam beberapa tahun terakhir.
Dukungan terhadap Taufik datang dari berbagai kalangan, salah satunya dari Inisiator Gerakan Nurani Kebangsaan, Habib Syakur Ali Mahdi Al Hamid. Menurutnya, Menpora ke depan haruslah figur yang memiliki pemahaman konkret terhadap dunia olahraga, bukan sekadar representasi politik.
“Kalau kita bicara pembenahan olahraga Indonesia, maka yang dibutuhkan adalah sosok yang tahu lapangan, yang paham jerih payah atlet, bukan yang hanya punya nama di politik tapi minim pengalaman di bidang olahraga,” kata Habib Syakur dalam keterangannya kepada Holopis.com, Selasa (9/9/2025).
Ia menegaskan bahwa Taufik Hidayat memiliki semua kualifikasi itu. Selain rekam jejak emas di kancah internasional, Taufik disebut mampu menjembatani aspirasi para atlet dan stakeholder olahraga nasional.
“Taufik itu bukan cuma simbol. Dia punya pengalaman praktis sebagai atlet dunia, pernah memimpin klub, dan sekarang jadi Wamenpora. Ini bukan soal popularitas, tapi soal kapabilitas,” lanjut Habib Syakur.
Dalam kesempatan yang sama, Habib Syakur juga mengomentari wacana yang sempat beredar soal Puteri Anetta Komarudin yang disebut-sebut sebagai salah satu kandidat kuat Menpora menggantikan Dito. Ia menilai, pengangkatan Puteri justru akan menjadi langkah mundur dalam tata kelola olahraga nasional.
“Dengan segala hormat, Mbak Puteri belum pernah terlibat dalam dunia olahraga secara langsung. Jangan tempatkan orang hanya karena pertimbangan politik atau dinasti. Kita sedang bicara masa depan pemuda dan prestasi bangsa,” tegasnya.
Habib Syakur menekankan bahwa pemilihan Menpora seharusnya didasarkan pada rekam jejak dan kontribusi nyata, bukan hanya berdasarkan koneksi atau kepentingan partai. Oleh sebab itu, ia berharap Presiden Prabowo mempertimbangkan figur dengan latar belakang yang kuat di dunia olahraga untuk mengisi posisi strategis seperti Menpora.
“Pemuda dan olahraga itu sektor strategis. Jangan sampai hanya dijadikan etalase politik. Taufik Hidayat adalah sosok tepat—berintegritas, berpengalaman, dan diterima di kalangan atlet,” tutup Habib Syakur.
Sebelumnya diberitakan, bahwa Presiden Prabowo Subianto telah melakukan reshuffle di Kabinet Merah Putih. Setidaknya ada 5 jabatan Menteri yang dicopot, salah satunya adalah Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Ario Bimo Nandito Ariotedjo atau lebih dikenal Dito Ariotedjo.


