HOLOPIS.COM, JAKARTA – Ratu Camilla mengungkap pengalaman emosional yang dialaminya ketika harus menyimpan rapat diagnosis kanker Raja Charles III dari publik. Ia mengaku kesulitan menahan diri untuk tidak membicarakan kondisi sang suami ketika mengunjungi sebuah pusat dukungan pasien kanker pada 2024.
Pengakuan tersebut disampaikan Camilla dalam sebuah film pendek yang dirilis untuk memperingati 30 tahun berdirinya Maggie’s, lembaga amal yang menyediakan dukungan bagi pasien kanker dan keluarga mereka.
Camilla diketahui mengunjungi pusat Maggie’s yang baru dibuka di Royal Free Hospital, London, pada 31 Januari 2024. Saat itu, Charles telah menerima diagnosis kanker, tetapi informasi tersebut belum diumumkan secara resmi kepada publik.
“Saya ingat datang ke Maggie’s tidak lama setelah Raja didiagnosis. Saat itu tidak ada seorang pun yang boleh mengatakan apa-apa. Itu cukup sulit,” ujar Camilla, dikutip Holopis.com, Rabu (19/8).
Camilla mengaku nyaris membicarakan kondisi Charles saat berada di pusat dukungan tersebut. Namun, ia menyadari bahwa saat itu bukan waktu yang tepat untuk mengungkapkannya.
“Saya hampir saja mengatakan sesuatu, tetapi saya merasa saat itu bukan waktunya. Saya benar-benar ingin mengungkapkannya, tetapi tentu saja saya tidak bisa,” lanjutnya.
Camilla Ungkap Keteguhan Charles Jalani Tugas Kerajaan
Diagnosis kanker Charles diumumkan Istana Buckingham pada 5 Februari 2024, setelah sang Raja sebelumnya menjalani prosedur medis untuk masalah pada prostat. Jenis kanker yang dideritanya tidak pernah diumumkan kepada publik.
Camilla yang juga menjabat sebagai Presiden Maggie’s turut menceritakan bagaimana Charles tetap menjalankan tugas kerajaan meskipun tengah menjalani perawatan.
“Suami saya yang malang tidak membiarkan apa pun menghentikannya. Dia hanya berkata, ‘Ini cara saya. Saya akan menghadapinya,’” kata Camilla.
Charles kemudian kembali menjalani sejumlah agenda publik pada April 2024. Hingga kini, Raja berusia 77 tahun tersebut masih menjalani perawatan untuk penyakit kanker yang dideritanya.
Maggie’s sendiri memiliki 27 pusat dukungan kanker yang tersebar di Inggris dan membantu ratusan ribu orang yang terdampak kanker setiap tahunnya.
Dalam film dokumenter tersebut, Camilla berbincang dengan Laura Lee, CEO Maggie’s. Lee mengatakan pengalaman pribadi keluarga kerajaan tersebut menunjukkan pentingnya dukungan bagi keluarga maupun orang-orang terdekat pasien kanker.
Menurut Lee, keterbukaan Charles mengenai diagnosisnya juga membantu mendorong lebih banyak orang untuk berbicara mengenai kondisi kesehatan mereka.



