HOLOPIS.COM, JAKARTA – Aktor populer asal Korea Selatan Gong Yoo akhirnya menginjakkan kaki di Indonesia lewat fan meeting bertajuk THE LONG TAKE yang digelar di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (17/10). Acara ini menjadi momen penting para penggemar karena untuk pertama kalinya bisa bertatapan langsung dengan Gong Yoo.
Menariknya dalam acara tersebut para penggemar secara kompak memanggil Gong Yoo dengan sebutan atau paman. Namun secara terang-terangan aktor berusia 47 tahun itu menolak panggilan tersebut dan meminta para penggemar untuk memanggilnya dengan sebutan Oppa atau kakak.
“Coba ulangi sekali lagi, oppa saranghaeyo,” ujar Gong Yoo saat mengetahui penggemar memanggilnya dengan sebutan Ahjussi.
Fan meeting resmi pertamanya di Jakarta itu juga memperlihatkan betapa besar antusiasme penggemar Indonesia. Gong Yoo mengaku terkejut melihat banyaknya orang yang hadir untuk menyambutnya. “Ternyata banyak ya fans saya di Indonesia,” ungkapnya
Dalam kesemoatan itu, Gong Yoo juga ikut membeberkan rahasia awet mudanya selamat ini. Salah satunya, aktor Goblin tersebut rutin berolahraga hampir setiap hari, kecuali ketika jadwal pekerjaan tidak memungkinkan.
Suasana semakin menghibur ketika Gong Yoo mengikuti permainan memancing botol bersama pembawa acara Indra Herlambang. Tantangan yang seharusnya menyenangkan itu justru membuatnya melontarkan protes lucu karena merasa permainan tersebut tidak benar-benar menyerupai kegiatan memancing. Reaksi spontan itu memperlihatkan sisi humoris sang aktor yang membuat interaksi di atas panggung terasa lebih santai.
Acara juga menghadirkan momen emosional melalui video kejutan dari para penggemar. Gong Yoo mengaku sempat lupa bahwa ada persembahan khusus karena terlalu menikmati rangkaian kegiatan sebelumnya. Setelah menyaksikan video tersebut, ia menyampaikan rasa terima kasihnya. “Jadi terima kasih ya untuk momen ini,” ujarnya.
Popularitas Gong Yoo sendiri telah terbangun melalui berbagai karya, termasuk drama Goblin dan film Train to Busan. Karakter-karakter yang diperankannya membuat ia memiliki penggemar lintas generasi, termasuk di Indonesia.



