Perwakilan pakar penanggulangan karhutla asal Brasil turut mengapresiasi sambutan dan kerja keras pemerintah Indonesia beserta seluruh unsur yang terlibat dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan.
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menyambut baik pelaksanaan uji coba teknologi tersebut dan menilai terpilihnya Sumatera Selatan sebagai lokasi penerapan awal merupakan suatu kehormatan. Dengan hamparan perkebunan tebu sekitar 100.000 hektare, Sumatera Selatan dinilai memiliki potensi sebagai penyedia bahan baku apabila ke depan dikembangkan fasilitas produksi bahan pemadam tersebut di Indonesia.
Menko Polkam mengapresiasi pemerintah daerah dan seluruh jajaran yang terus berinovasi serta membuka peluang pemanfaatan teknologi baru dalam penanganan karhutla. Ia berharap uji coba ini dapat menjadi langkah awal pengembangan teknologi pemadaman yang lebih efektif dan berkelanjutan.
“Pengembangan teknologi ini diharapkan dapat mempraktikkan langsung pengalaman-pengalaman penanganan kebakaran. Ke depan, jika dibangun pabrik di Indonesia, diharapkan setiap potensi kebakaran di masa mendatang dapat diantisipasi dan dimitigasi jauh lebih awal,” pungkas Menko Polkam.



