HOLOPIS.COM, JAKARTA – Tim Satgas KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) mengamankan sejumlah pihak dalam operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Kamis, 15 Oktober 2026. Oprasi senyap ini diduga berkaitan dengan praktik tindak pidana korupsi yang melibatkan penyelenggaraan negara dan pihak swasta.
Ketua KPK Setyo Budiyanto membenarkan adanya OTT tersebut. Setyo juga membenarkan salah satu pihak yang diamankan adalah Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo.
“Benar KPK mengamankan PN (penyelenggaraan negara), ASN Pemkab Klaten dan pihak-pihak swasta. Benar (Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo ditangkap),” kata Setyo dalam keterangannya, seperti dikutip Holopis.com.
Namun demikian, Setyo belum mengungkap identitas pihak lain yang ditangkap dalam OTT ini. Setyo juga saat ini belum mau membeberkan dugaan tindak pidana yang membuat penyelenggaraan negara hingga pihak swasta tersebut dibekuk KPK. KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang dibekuk.
Tim Satgas KPK sebelumnya juga menangkap 14 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan tindak pidana korupsi pengadaan barang dan jasa di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Selasa, 13 Oktober 2026.
Lembaga antirasuah kemudian menjerat lima orang sebagai tersangka atas OTT tersebut. Yakni, Kasubdit pengelolaan bantuan dan dan kedaruratan BNPB sekaligus PPK di BNPB Gabriel Purwaka Sigit (GPS), adik Kepala BNPB Letjen Suharyanto bernama Bima Setyawan, tenaga ahli sekaligus orang kepercayaan Suharyanto bernama Richard Erlangga serta pihak swasta bernama Gery Prasetiawan dan Syifa Nrika Ghifarian.
KPK menjerat para tersangka dengan Pasal 12 huruf (i) UU Tipikor terkait konflik kepentingan dan Pasal 11 UU Tipikor terkait suap. Kini, kelima tersangka sudah ditahan di Rutan KPK cabang gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.
Dalam OTT itu, KPK menyita barang bukti dengan nilai sekitar Rp 3,3 miliar. Salah satu barang bukti aset yang disita KPK berupa kripto dengan nilai setara lebih dari Rp 1 miliar jika dikonversi dalam rupiah saat ini.



