KRL Jabodetabek Bakal Tembus Cikampek dan Lido, Target 2028

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Jaringan KRL Jabodetabek bakal diperluas. PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menyiapkan perpanjangan rute hingga Cikampek di sisi timur dan Lido di sisi selatan, dengan target pengembangan rampung pada 2028.

Ekspansi ini dilakukan seiring jumlah pengguna KRL yang terus tinggi. KAI juga membidik kapasitas angkut hingga 2 juta penumpang per hari.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan, perpanjangan Bekasi Line akan dilakukan dari Cikarang menuju Cikampek dengan panjang sekitar 42 kilometer.

Sementara untuk Bogor Line, jaringan KRL yang saat ini berakhir di Bogor akan diperpanjang menuju Cigombong hingga kawasan Lido.

“Yang untuk Bekasi Line itu kita extend Pak, dari Cikarang itu kita extend sampai Cikampek, itu ada sekitar 42 km lagi. Kemudian yang untuk Bogor Line itu kita extend, yang sekarang sampai Bogor itu sampai Cigombong, sampai Lido, sampai dengan kawasan Lido. 2028 harusnya udah selesai,” kata Bobby dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR RI, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (23/9/2026) kemarin.

KAI mencatat rata-rata volume pengguna KRL Jabodetabek saat ini berada di angka 1,1 juta penumpang per hari.

Pada periode tertentu, jumlah tersebut bisa melonjak hingga 1,3 juta penumpang per hari.

Karena itu, KAI menyiapkan pengembangan infrastruktur agar kapasitas angkut ke depan bisa mencapai 2 juta penumpang setiap hari.

“Nah dengan demikian kita siapkan prasarana yang ada di Jabodetabek KRL ini itu menuju ke 2 juta penumpang perharinya. Pada saat ini itu rata-rata 1,1 juta penumpang per harinya termasuk dengan weekend dengan puncak penumpang itu 1,3 juta penumpang per harinya,” sebut Boby.

Green Line Dikebut

Pengembangan juga menyasar lintas Rangkasbitung atau Green Line.

Pada 2026, KAI mulai menambah lima gardu traksi sekaligus meningkatkan kapasitas sembilan gardu lainnya.

Pekerjaan ini ditargetkan membuat seluruh lintas tersebut bisa dilalui rangkaian KRL dengan formasi 12 kereta atau SF12 pada semester I-2027.

Tak cuma itu, sistem persinyalan di lintas Rangkasbitung juga akan ditingkatkan.

Saat ini, jarak waktu antar-KRL atau headway berada di kisaran 10–15 menit. Setelah pengembangan, KAI menargetkan waktunya bisa dipangkas menjadi hanya 4–5 menit.

0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ronalds Petrus Gerson
Tim Penulis & Editor
Ronalds Petrus Gerson
Apresiasi untuk Ronalds Petrus Gerson

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya dan artikel berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO, & ShopeePay.

BACA LAINNYA

Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU