Sejarah Hari Pahlawan: Kenapa 10 November Jadi Tanggal Bersejarah Bagi Indonesia?

0 Shares
Ukuran Teks:
21
Dengarkan:

HOLOPIS. COM, JAKARTA – 10 November bangsa Indonesia memperingati Hari Pahlawan, sebagai momen untuk mengenang salah satu perjuangan terbesar dalam sejarah kemerdekaan.

Tahun ini, Hari Pahlawan 2025 mengusung tema “Pahlawanku Teladanku: Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan”, sebuah ajakan bagi masyarakat untuk meneruskan nilai-nilai keberanian, persatuan, dan pengorbanan yang diwariskan para pejuang.

Penetapan 10 November sebagai Hari Pahlawan tak lepas dari peristiwa heroik di Surabaya tahun 1945. Kala itu, rakyat dan pejuang dari berbagai daerah bersatu melawan pasukan Sekutu yang ingin kembali menjajah Indonesia.

Pertempuran dahsyat pun pecah dikenal sebagai Pertempuran Surabaya, yang menjadi salah satu pertempuran terbesar dalam sejarah Indonesia sekaligus simbol keberanian bangsa dalam mempertahankan kemerdekaan.

Dalam pedoman resmi peringatan Hari Pahlawan yang dirilis Kementerian Sosial RI, peristiwa 10 November dijelaskan sebagai tonggak penting perjuangan nasional.

Para pahlawan yang gugur pada masa itu bukan hanya membela kemerdekaan, tetapi juga menunjukkan bahwa kemerdekaan harus dipertahankan dengan semangat persatuan dan keberanian tanpa ragu.

Kini, Hari Pahlawan bukan hanya untuk mengingat masa lalu, melainkan menjadi pengingat bahwa semangat perjuangan itu harus terus hidup di setiap generasi. Lantas, mengapa 10 November ditetapkan Hari Pahlawan? Simak ulasannya berikut ini berdasarkan pedoman resmi dari Kemensos dan berbagai sumber.

Sejarah 10 November jadi Hari Pahlawan

Awal bermula, pada 10 November 1945, Surabaya menjadi saksi pertempuran besar antara pejuang Indonesia dan pasukan Inggris. Pertempuran ini tercatat sebagai bentrokan pertama pasukan Indonesia melawan militer asing setelah Proklamasi 17 Agustus 1945.

Skala dan kegigihan perjuangan rakyat menjadikannya salah satu pertempuran paling menentukan dalam Revolusi Nasional Indonesia, serta simbol keteguhan bangsa menolak penjajahan.

Usai gencatan senjata, ketegangan kembali memuncak

- Advertisement -
Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Ronalds Petrus Gerson
Tim Penulis & Editor
Ronalds Petrus Gerson
Apresiasi untuk Ronalds Petrus Gerson

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO & ShopeePay.
0 Shares

💬 Diskusi Pembaca

0 Komentar

Masuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:

Memuat diskusi...

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Holopis UMKMIklan: Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU