Kenang Jasa Marsinah, Prabowo Janji Lakukan Perbaikan ke Depan

0 Shares
Ukuran Teks:
21
Dengarkan:

NGANJUK – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengaku bangga terhadap perjuangan Marsinah dan berjanji menjadikan tragedi kematian aktivis buruh tersebut sebagai pelajaran penting bagi perjalanan bangsa Indonesia ke depan.

Hal itu disampaikan Prabowo saat meresmikan Museum Ibu Marsinah dan rumah singgah di Kabupaten Nganjuk, Sabtu (16/5/2026).

Dalam sambutannya, Prabowo menyebut Marsinah sebagai simbol keberanian seorang perempuan muda yang memperjuangkan hak-hak kaum buruh dan rakyat kecil, meski harus menghadapi risiko besar.

“Saya kira museum ini didirikan sebagai lambang dan sebagai tonggak peringatan untuk memperingati keberanian seorang pejuang muda, seorang pejuang perempuan yang berjuang untuk hak-hak kaum buruh,” kata Prabowo.

Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya itu menegaskan perjuangan Marsinah tidak hanya mewakili kaum pekerja, tetapi juga seluruh masyarakat lemah yang tidak memiliki kekuasaan maupun kekuatan.

“Perjuangan tersebut adalah lambang dari perjuangan semua mereka-mereka yang berada di pihak yang lemah, orang-orang miskin, orang-orang yang tidak punya kekuasaan, orang-orang yang tidak punya kekuatan,” ujarnya.

Prabowo juga mengungkapkan rasa prihatin mendalam setelah melihat langsung kondisi rumah dan kamar Marsinah yang disebut masih dipertahankan seperti semula.

“Saya tadi melihat, saya melihat kamarnya beliau tidak dirubah, saya lihat perjuangan beliau, dan saya prihatin dengan peristiwanya,” tuturnya.

Menurut Prabowo, peristiwa tewasnya Marsinah akibat memperjuangkan hak buruh merupakan tragedi yang seharusnya tidak pernah terjadi di Indonesia.

Karena itu, ia menegaskan pemerintah akan menjadikan kasus tersebut sebagai pelajaran penting untuk memperbaiki kehidupan berbangsa dan bernegara agar lebih adil bagi rakyat kecil.

“Peristiwa Marsinah yang dibunuh secara keji karena memperjuangkan kaum buruh pabrik suatu perusahaan sesungguhnya sama sekali tidak perlu terjadi,” tegasnya.

Prabowo juga mengingatkan generasi muda bahwa membangun bangsa merupakan proses panjang yang penuh tantangan dan pengorbanan. Oleh sebab itu, menurutnya, negara harus terus memastikan perlindungan terhadap hak-hak rakyat dan kaum pekerja.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo sekaligus meresmikan Museum Ibu Marsinah dan rumah singgah di Nganjuk sebagai simbol penghormatan terhadap perjuangan Marsinah dan pengingat sejarah bagi generasi mendatang.

“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim pada pagi hari ini Sabtu 16 Mei 2026, saya Prabowo Subianto Presiden Indonesia dengan ini meresmikan Museum Ibu Marsinah dan rumah singgah di Kabupaten Nganjuk Provinsi Jawa Timur,” pungkasnya.

Usai meresmikan Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah, Presiden Prabowo Subianto yang ditemani Presiden KSPSI (Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia) Andi Gani Nena Wea, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, dan Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Presiden KSPSI Muhammad Jumhur Hidayat berziarah ke makam Marsinah di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

Tugu Patung Marsinah Di Nganjuk
Tugu Marsinah di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

Tampak Presiden Prabowo menyempatkan diri menabur bunga dan berdoa untuk kebaikan almarhumah.

- Advertisement -
Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Muhammad Ibnu Idris
Tim Penulis & Editor
Muhammad Ibnu Idris
Apresiasi untuk Muhammad Ibnu Idris

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO & ShopeePay.
0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU