HOLOPIS.COM, JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berencana memberikan kartu transportasi gratis bagi masyarakat yang sedang mencari pekerjaan mulai 2027. Program ini diharapkan dapat membantu meringankan biaya mobilitas pencari kerja, terutama ketika mereka harus mendatangi sejumlah perusahaan untuk mengikuti proses rekrutmen.
Rencana tersebut disampaikan Pramono di tengah upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperluas akses masyarakat terhadap kesempatan kerja. Dukungan transportasi gratis diharapkan dapat menjadi salah satu bentuk bantuan bagi warga yang tengah berjuang memperoleh pekerjaan sekaligus mengurangi beban pengeluaran sehari-hari.
Pramono menyampaikan rencana tersebut saat membuka Karier Jakarta dan Tenaga Kerja Mandiri (TKM) Expo 2026 di Smesco, Jakarta Selatan, Kamis (22/10/2026). Kegiatan bursa kerja itu menghadirkan sekitar 100 perusahaan dengan total 12.000 lowongan pekerjaan bagi masyarakat yang ingin mendapatkan kesempatan berkarier.
“Kurang lebih ada seratus perusahaan dan kemudian ada 12 ribu lowongan pekerjaan. Saya harap bisa terisi semua,” ujar Pramono saat memberikan sambutan dalam pembukaan acara tersebut.
Tingginya minat masyarakat terlihat dari jumlah lamaran yang masuk melalui sistem daring. Pramono mengungkapkan, sebelum acara pembukaan berlangsung, jumlah lamaran yang tercatat telah mencapai lebih dari dua kali lipat jumlah lowongan yang disediakan.
“Walaupun tentunya tidak bisa memenuhi semua harapan karena baru dibuka hari ini saja, tadi sudah mendapatkan laporan yang melalui online kurang lebih 28.484 lamaran,” katanya.
Melalui program kartu transportasi gratis yang direncanakan mulai berlaku pada 2027, Pemprov DKI Jakarta diharapkan dapat membantu pencari kerja menjangkau lokasi wawancara, seleksi, maupun kebutuhan lain yang berkaitan dengan proses mencari pekerjaan. Kebijakan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat dukungan pemerintah daerah terhadap masyarakat yang sedang memasuki dunia kerja.
“Nanti, bagi golongan itu atau kelompok itu, akan kita berikan kartu untuk mencari kerja. Kalau sudah mendapatkan pekerjaan, kemudian mau pindah kerja, ya, kita tidak berikan. Tetapi kepada pencari kerja yang belum pernah bekerja, itulah yang kemudian mendapatkan prioritas utama,” ujar Pramono.
Seperti diketahui, per 1 Januari 2027, Pramono akan menambah golongan penerima KLG dari 15 golongan menjadi 21 golongan.
Golongan yang ditambah itu, antara lain pendamping penyandang disabilitas, warga Jakarta yang berstatus pencari kerja, pasien rujukan, pelajar atau mahasiswa tidak mampu di luar Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) binaan, serta korban bencana.





💬 Diskusi Pembaca
0 KomentarMasuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:
Memuat diskusi...