Presiden mengarahkan agar operasi darat diperbesar, dukungan udara dioptimalkan, dan OMC tetap dilanjutkan dengan menyesuaikan kondisi lapangan.
Tidak hanya itu, Prabowo juga meminta pemerintah menyiapkan opsi penggunaan pesawat dengan kapasitas water bombing yang lebih besar.
“Presiden juga meminta disiapkan opsi penggunaan pesawat dengan kapasitas water bombing yang lebih besar untuk mempercepat pemadaman,” jelas Sekretariat Kabinet RI melalui akun Instagram resminya, @sekretariat.kabinet.
Langkah tersebut diarahkan untuk mempercepat penanganan wilayah yang masih terbakar, terutama lokasi yang membutuhkan dukungan operasi udara.
Sebelumnya, pemerintah juga telah memperkuat langkah pencegahan dan penindakan terhadap karhutla. BNPB menegaskan tidak ada aturan yang membenarkan pembakaran lahan gambut pada musim kemarau.
Dengan masih tersisanya 209,78 hektare lahan gambut yang terbakar, pemerintah kini mengejar pemadaman harian sambil menghadapi tantangan asap dan keterbatasan operasi udara. Targetnya, api dapat dikendalikan sebelum musim hujan tiba.




