Dua Selongsong Peluru Ditemukan, Polisi Buru Pelaku Penembakan Cengkareng

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Polisi mulai menguji balistik proyektil yang ditemukan di lokasi penembakan di Jalan Tanggul Timur, seberang Kompleks Permata atau Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat. Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengungkap jenis peluru dan senjata yang digunakan pelaku dalam penyerangan yang menyebabkan tiga orang terluka.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Nasriadi mengatakan, petugas menemukan dua selongsong peluru dan satu proyektil yang masih utuh di tempat kejadian perkara (TKP).

“Di TKP kita dapatkan dua proyektil peluru yang sudah tinggal selongsongnya, dan satu proyektil peluru yang masih utuh. Kita akan cek balistik peluru tersebut,” kata Nasriadi kepada wartawan di Jakarta, Rabu.

Nasriadi mengatakan, polisi belum dapat memastikan jenis senjata api yang digunakan dalam penyerangan tersebut. Pemeriksaan balistik akan dilakukan untuk mengetahui karakteristik peluru, termasuk kalibernya.

“Peluru yang kita temukan, kita akan cek, akan cek senjata yang digunakan, ya. Kita belum bisa mengatakan di sini. Kita akan cek balistik peluru tersebut jenisnya apa, kemudian kalibernya berapa. Kita akan cek segera untuk mengetahui jenis senjata yang mereka gunakan,” ujar Nasriadi.

Hasil pemeriksaan tersebut diharapkan membantu penyidik mengungkap senjata yang digunakan sekaligus mendukung proses penyelidikan terhadap para pelaku.

Tiga Orang Terluka dalam Penyerangan

Penembakan itu terjadi pada Rabu sore sekitar pukul 16.00 WIB. Saat kejadian, tiga orang sedang bersantai di bantaran kali sebelum didatangi sejumlah orang tak dikenal yang turun dari kendaraan dan melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam serta senjata api.

“Korban tiga orang. Kronologisnya adalah ketika korban tiga orang sedang bersantai di pinggir kali menikmati sore hari, tiba-tiba datang kendaraan, setelah itu turun beberapa orang langsung melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam dan menggunakan senjata api,” kata Nasriadi kepada wartawan di Jakarta, Rabu.

Dari tiga korban, dua orang mengalami luka sayatan senjata tajam di bagian punggung dan lengan. Satu korban lainnya terkena tembakan di bagian telinga.

Ketiganya kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Nasriadi menyebut para korban dalam kondisi sadar dan dapat memberikan keterangan terkait peristiwa tersebut.

“Ketiga korban dalam keadaan saat ini telah kita bawa langsung ke rumah sakit dalam proses perawatan, dan korban dinyatakan sehat, sadar, bisa menyampaikan kronologis kejadian,” tutur Nasriadi.

Terjadi Setelah Lapak Narkoba Dibongkar

Peristiwa penyerangan tersebut terjadi sehari setelah polisi melakukan penggerebekan dan penghancuran lapak-lapak narkoba di kawasan Kampung Ambon pada Selasa (13/10).

Nasriadi mengatakan, lokasi penyerangan berada di seberang kawasan yang sebelumnya menjadi sasaran operasi kepolisian.

“Tepatnya di wilayah Cengkareng, berhadapan dengan Kampung Ambon atau Kompleks Permata, yang kemarin kita lakukan penggerebekan, kita lakukan pemusnahan barang bukti, dan kita melakukan penghancuran lapak,” kata Nasriadi.

Meski terjadi dalam waktu yang berdekatan, polisi masih menyelidiki apakah penyerangan tersebut berkaitan dengan operasi pemberantasan narkoba. Identitas pelaku dan motif penyerangan juga masih didalami.

- Advertisement -
Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Ronalds Petrus Gerson
Tim Penulis & Editor
Ronalds Petrus Gerson
Apresiasi untuk Ronalds Petrus Gerson

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO & ShopeePay.
0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU