IPR Apresiasi Political Will Prabowo Pangkas Masa Tunggu Haji, Harus Dikawal Sampai Implementasi

2 Shares

“Jangan sampai antreannya sudah dipangkas, tetapi kualitas pelayanan belum ikut meningkat. Reformasi haji harus komprehensif. Jemaah bukan sekadar angka dalam daftar tunggu, tetapi warga negara yang berhak mendapatkan pelayanan terbaik dari negara,” tandasnya.

IPR juga mendorong Presiden Prabowo untuk terus mengawal implementasi kebijakan tersebut agar political will di tingkat Presiden benar-benar diterjemahkan menjadi kebijakan teknis yang efektif.

Iwan menilai keberhasilan reformasi haji akan menjadi salah satu bukti bahwa pemerintahan Prabowo mampu menghadirkan kebijakan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

“Political will Presiden sudah terlihat. Sekarang tantangannya adalah political will itu harus turun menjadi administrative will dan operational will di seluruh jajaran. Jangan sampai bagus di tingkat kebijakan, tetapi tersendat di lapangan,” ucapnya.

Ia menambahkan, masyarakat membutuhkan bukan hanya janji perubahan, tetapi hasil yang dapat dirasakan secara langsung.

“Kalau pemerintah mampu memangkas masa tunggu dari puluhan tahun menjadi 14 tahun, kemudian terus memperbaiki kualitas pelayanan dan kepastian keberangkatan, maka ini akan menjadi legacy penting dalam reformasi penyelenggaraan ibadah haji di Indonesia,” pungkas Iwan.

2 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Muhammad Ibnu Idris
Tim Penulis & Editor
Muhammad Ibnu Idris
Apresiasi untuk Muhammad Ibnu Idris

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya dan artikel berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO, & ShopeePay.

BACA LAINNYA

Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU