Aida mengatakan, pemahaman terhadap tren dapat membantu pelaku industri menentukan arah pengembangan produk sesuai kebutuhan pasar.
“Ini jadi kompas bagi industri dalam membaca warna, material, dan arah gaya,” kata Aida.
Pengembangan tren tersebut perlu berjalan beriringan dengan penguatan identitas produk Indonesia, termasuk pemanfaatan wastra Nusantara dalam desain busana modern.
Dengan dukungan kualitas produk, kapasitas pelaku usaha, dan jaringan pemasaran yang lebih luas, Indonesia diharapkan mampu mempertahankan posisinya di industri modest fashion dunia sekaligus memperbesar kontribusi produk lokal dalam pasar global.



