Gempa M 7,7 Dekat Sulut, BNPB Minta Warga Prioritaskan Keselamatan

1 Shares
Ukuran Teks:
21
Dengarkan:

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat di lima wilayah pesisir Indonesia untuk tetap tenang dan menjauhi kawasan pantai setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Laut Sulawesi pada Senin (8/6/2026) pagi.

Wilayah yang masuk dalam pemantauan dan kewaspadaan meliputi Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, serta Kalimantan Timur. Gempa tersebut berpotensi memicu gelombang tsunami di sejumlah kawasan pesisir sehingga masyarakat diminta mengikuti arahan petugas di lapangan.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan pemerintah daerah yang berstatus siaga telah diinstruksikan untuk segera mengambil langkah evakuasi.

“Pemerintah daerah di tingkat provinsi, kabupaten dan kota yang berada dalam status siaga diinstruksikan untuk segera mengarahkan masyarakat melakukan evakuasi secara tertib menuju tempat yang lebih tinggi,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com.

Sementara itu, masyarakat yang berada di wilayah dengan status waspada diminta meningkatkan kesiapsiagaan dan menghindari aktivitas di kawasan pesisir.

“Masyarakat di daerah waspada bisa segera menjauhi kawasan pantai maupun tepian sungai, serta menghentikan sementara segala aktivitas di perairan,” ucapnya.

BNPB memastikan kondisi di lapangan hingga saat ini terpantau aman, tenang, dan terkendali. Tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, Basarnas, relawan, serta berbagai lembaga kemanusiaan terus melakukan pemantauan secara berkala guna memastikan tidak ada dampak lanjutan yang membahayakan masyarakat.

“Tim gabungan BPBD di masing-masing daerah terus melakukan monitoring secara berkala di lapangan untuk memantau setiap dampak yang ditimbulkan pasca-gempa serta memastikan kondisi pesisir tetap aman,” sebutnya.

BNPB juga mengingatkan masyarakat agar tidak terpancing informasi yang belum terverifikasi dan tetap mengutamakan keselamatan kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan penyandang disabilitas.

“Masyarakat kami imbau untuk tidak panik, memberikan prioritas keselamatan bagi kelompok rentan, seperti lansia, penyandang disabilitas dan anak-anak, serta selalu mematuhi instruksi resmi dari petugas lintas instansi yang mengawal situasi di lapangan,” kata dia.

Diketahui, gempa magnitudo 7,7 terjadi pada pukul 07.37 WITA dengan pusat gempa berada di Laut Sulawesi pada kedalaman 47 kilometer, di sebelah barat laut Pulau Karatung, Sulawesi Utara, atau sektor Mindanao, Filipina.

Hingga kini, otoritas terkait masih terus melakukan pemantauan terhadap potensi dampak yang ditimbulkan pasca-gempa tersebut.

- Advertisement -
Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Ronalds Petrus Gerson
Tim Penulis & Editor
Ronalds Petrus Gerson
Apresiasi untuk Ronalds Petrus Gerson

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO & ShopeePay.
1 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU