Sejumlah kegiatan dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Tegal dan Kabupaten Pemalang, dengan agenda yang mencakup kegiatan sosial, kesehatan, serta penguatan literasi keagamaan.
Di Pemalang, kegiatan yang disiapkan antara lain resik-resik pondok pesantren melalui tradisi ro’an atau kerja bakti. Program ini menjadi bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan pesantren melalui keterlibatan bersama.
Pemprov Jateng juga mengadakan program Santri dan Pesantren Sehat yang meliputi Cek Kesehatan Gratis, layanan Dokter Spesialis Keliling (Speling), serta edukasi pola hidup bersih dan sehat.
Di bidang pendidikan, pemerintah daerah menggelar gerakan literasi dan budaya membaca Al Quran selama sepekan di satuan pendidikan formal. Program tersebut melibatkan siswa SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/SMK/MA di Jawa Tengah.
Rangkaian kegiatan itu dirancang untuk memperluas peringatan Hari Santri, tidak hanya melalui kegiatan keagamaan, tetapi juga melalui kepedulian terhadap kesehatan, kebersihan lingkungan, dan penguatan budaya literasi.
Adapun puncak peringatan Hari Santri Nasional 2026 tingkat Provinsi Jawa Tengah dijadwalkan berlangsung di Kota Tegal pada 22 Oktober 2026. Sejumlah agenda yang disiapkan meliputi sarasehan santri, Jateng Bersholawat, dan upacara peringatan Hari Santri Nasional.



