Transfer ke daerah digunakan untuk mendukung berbagai kebutuhan pemerintah daerah. Transfer umum, misalnya, dimanfaatkan untuk membayar gaji, mendukung peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), serta membiayai program jaminan sosial ketenagakerjaan.
Adapun transfer khusus mencakup pembiayaan bantuan operasional sekolah (BOS), pendidikan kesetaraan, bantuan operasional pendidikan anak usia dini (PAUD), tunjangan guru, rumah sakit umum daerah (RSUD), dan pegawai daerah.
Pemerintah juga terus menyalurkan dana desa dan dana insentif untuk mendukung kebutuhan di daerah.
Dengan realisasi belanja yang lebih cepat dan penerimaan negara yang tumbuh positif, pemerintah menilai pelaksanaan APBN 2026 masih berada di jalur yang direncanakan. Namun, perkembangan penerimaan dan kebutuhan belanja hingga akhir tahun tetap menjadi faktor penting dalam menjaga keseimbangan anggaran.



