JAKARTA – Bencana hidrometeorologi basah berupa angin kencang menerjang Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh sejak Jumat (23/5).
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, peristiwa ini terjadi setelah adanya hujan disertai angin kencang.
“Insiden tersebut dirasakan warga 4 gampong di 3 kecamatan. BPBD setempat mencatat 5 KK terdampak,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Sabtu (24/5).
Untuk kerugian material terdiri rumah rusak berat 3 unit dan rusak sedang 2 unit serta tumbangnya pohon. Sedangkan untuk BPBD dan unsur terkait melakukan pembersihan material pohon tumbang.
Kondisi serupa diketahui juga terjadi di Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara, pada Jumat (23/5).
“Peristiwa ini melanda 2 kelurahan di 1 kecamatan. Sebanyak 27 KK terdampak dengan kerugian material rumah terdampak 22 unit dan fasilitas pendidikan terdampak 2 unit,” ujarnya.
Selain angin kencang, banjir juga diberitakan terjadi pada hari yang sama menerjang Kota Medan. Wilayah terdampak pada 3 kelurahan di 1 kecamatan.
Hujan lebat mengguyur wilayah itu hingga mengakibatkan genangan banjir dengan ketinggian 10 – 120 cm. Namun demikian pada Sabtu pagi (24/5) banjir telah surut perlahan.
“Tidak ada laporan adanya korban jiwa akibat peristiwa tersebut,” tutupnya.



