HOLOPIS.COM, JAKARTA – Air minum yang kita konsumsi ternyata bisa membawa mikroplastik ke tubuh. Mengejutkannya, biji kelor mampu menyaring hingga 98,5% partikel tersebut.
Air minum ternyata tak sepenuhnya lepas dari ancaman mikroplastik.
Partikel plastik berukuran sangat kecil ini dapat ditemukan di berbagai lingkungan, termasuk air, dan kini peneliti menemukan potensi bahan alami untuk menguranginya.
Yang menarik, solusi tersebut berasal dari tanaman kelor yang banyak dikenal masyarakat Indonesia.
Penelitian terbaru mengungkap ekstrak biji kelor mampu menghilangkan hingga 98,5% mikroplastik dari air keran ketika digunakan dalam sistem filtrasi.
Temuan ini membuka peluang pemanfaatan bahan alami sebagai alternatif koagulan kimia dalam pengolahan air.
Penelitian tersebut dilakukan ilmuwan dari Brasil dan Inggris dan diterbitkan pada April 2026.
Studi ini menguji kemampuan ekstrak biji kelor terhadap mikroplastik jenis polivinil klorida (PVC).
Mikroplastik yang diuji memiliki ukuran rata-rata sekitar 18,8 mikrometer.
Ukuran tersebut sangat kecil, bahkan hanya sekitar seperempat dari ketebalan rambut manusia.
Profesor Institut Sains dan Teknologi Universitas Negeri São Paulo, Adriano Gonçalves dos Reis, menjelaskan bahwa kelor sebenarnya bukan tanaman baru dalam urusan pemurnian air.
Biji kelor telah lama dikenal memiliki kemampuan sebagai koagulan alami.
Kandungan di dalamnya dapat membantu membuat partikel-partikel kecil di dalam air saling menempel sehingga lebih mudah dipisahkan melalui proses penyaringan.




