HOLOPIS.COM, JAKARTA – Kepala BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) Letjen TNI Suharyanto meresmikan bantuan penanganan pascakonflik sosial di Kecamatan Adonara Barat, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Kamis (16/7).
Dalam rangkaian peresmian tersebut, Suharyanto secara simbolis menyerahkan sejumlah bantuan kepada warga terdampak konflik sosial. Bantuan yang diserahkan berupa:
1. Hunian Tetap sebanyak 52 unit di Desa Bugalima.
2. Sumur Bor sebanyak 2 unit di Desa Bugalima.
“Peresmian ini adalah simbol komitmen dan sinergi pemerintah pusat dan daerah untuk memulihkan kehidupan sosial, ekonomi, dan fisik masyarakat pascakonflik,” kata Suharyanto dalam pernyataannya yang dikutip Holopis.com.
Suharyanto berharap bantuan ini dapat langsung dimanfaatkan untuk mendukung pemulihan warga terdampak.
“Besar harapan saya masyarakat Adonara Barat dapat semakin kuat, rukun, dan produktif dalam membangun daerahnya,” imbuhnya.
Selain peresmian, kegiatan juga diisi dengan ikrar damai dan pertukaran cinderamata berupa sarung sebagai simbol perdamaian antara tokoh masyarakat Ilepati dan Bugalima, serta penyerahan bantuan secara simbolis kepada warga.
Sebagai dukungan logistik, diserahkan 52 paket sembako, 52 kasur lipat, 52 selimut, 52 matras, 52 kitchen set dan kompor minyak, 52 hygiene kit dan paket makanan ringan untuk anak-anak.
Usai peresmian, rombongan langsung melanjutkan peninjauan ke Desa Bugalima untuk melihat langsung kondisi Hunian Tetap dan Sumur Bor yang telah dibangun sebagai bagian dari program pemulihan pascakonflik sosial yang terjadi di wilayah Kecamatan Adonara Barat, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur.


