HOLOPIS.COM, JAKARTA – Kualitas dan durasi tidur menjadi salah satu indikator penting dalam kesehatan masyarakat. Namun, data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa pemenuhan kebutuhan tidur masyarakat Indonesia masih belum merata di setiap daerah.
Berdasarkan data Statistik Kesehatan 2022 yang dirilis BPS, sebanyak 78,05 persen penduduk Indonesia telah memenuhi kebutuhan waktu tidurnya sesuai standar usia. Meski demikian, masih ada sejumlah provinsi yang mencatatkan tingkat pemenuhan tidur rendah, termasuk DKI Jakarta.
Data tersebut menunjukkan bahwa Gorontalo menjadi provinsi dengan tingkat pemenuhan kebutuhan tidur tertinggi di Indonesia. Sebanyak 90,66 persen penduduknya tercatat mendapatkan waktu tidur yang cukup sesuai kebutuhan.
Posisi berikutnya ditempati Sulawesi Utara dengan 88,24 persen, disusul Nusa Tenggara Timur sebesar 85,65 persen dan Sulawesi Tengah 85,26 persen.
Sebaliknya, sejumlah daerah masih menghadapi tantangan dalam memenuhi kebutuhan istirahat warganya. Kepulauan Riau menjadi provinsi dengan tingkat pemenuhan tidur terendah, yakni hanya 68,93 persen.
Jawa Tengah berada di angka 73,54 persen, Sumatera Barat 73,53 persen, Jawa Barat 74,27 persen, dan DKI Jakarta 74,50 persen. Angka tersebut menunjukkan bahwa sekitar seperempat penduduk di wilayah tersebut belum mendapatkan waktu tidur yang ideal.
BPS juga menemukan perbedaan antara masyarakat perkotaan dan perdesaan. Penduduk yang tinggal di perdesaan memiliki tingkat pemenuhan kebutuhan tidur lebih tinggi, mencapai 80,95 persen. Sementara di wilayah perkotaan hanya 75,95 persen.
Dari sisi gender, perempuan tercatat lebih banyak memenuhi kebutuhan waktu tidur dibandingkan laki-laki. Persentasenya mencapai 80,20 persen, sedangkan laki-laki berada di angka 75,90 persen.
Para ahli kesehatan mengingatkan bahwa kurang tidur dapat meningkatkan berbagai risiko kesehatan, mulai dari menurunnya konsentrasi saat beraktivitas hingga meningkatnya risiko obesitas dan berbagai penyakit tidak menular.
Karena itu, menjaga pola tidur yang cukup dan berkualitas menjadi salah satu langkah penting untuk mendukung kesehatan dan produktivitas sehari-hari.
Provinsi dengan Pemenuhan Kebutuhan Tidur Tertinggi
- Gorontalo — 90,66%
- Sulawesi Utara — 88,24%
- Nusa Tenggara Timur — 85,65%
- Sulawesi Tengah — 85,26%
Provinsi dengan Pemenuhan Kebutuhan Tidur Terendah
- Kepulauan Riau — 68,93%
- Sumatera Barat — 73,53%
- Jawa Tengah — 73,54%
- Jawa Barat — 74,27%
- DKI Jakarta — 74,50%
Fakta Menarik dari Data BPS
- Penduduk Indonesia yang sudah memenuhi kebutuhan tidur: 78,05%
- Penduduk perdesaan yang cukup tidur: 80,95%
- Penduduk perkotaan yang cukup tidur: 75,95%
- Perempuan yang cukup tidur: 80,20%
- Laki-laki yang cukup tidur: 75,90%


