Gugur Saat Lindungi Jamaah, Amin Abdullah Dijuluki Syuhada Penjaga Masjid San Diego

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTAAmin Abdullah, satpam Masjid San Diego, gugur saat menghadang penyerang demi melindungi jamaah dan anak-anak, hingga dijuluki syuhada penjaga.

Sosok Amin Abdullah, petugas keamanan di Islamic Center of San Diego, kini menjadi sorotan setelah ia gugur dalam insiden penembakan yang terjadi di kompleks masjid tersebut.

Aksinya yang dinilai heroik saat berusaha melindungi jamaah, terutama anak-anak, membuatnya dijuluki sebagai “syuhada penjaga masjid” oleh komunitas Muslim setempat.

Peristiwa tragis itu terjadi pada Senin (18/5/2026) waktu setempat di kawasan San Diego, California.

Serangan bersenjata yang dilakukan oleh dua remaja pelaku itu menewaskan sedikitnya tiga orang.

Aparat menyebut insiden ini tengah diselidiki sebagai dugaan kejahatan bermotif kebencian.

- Advertisement -

Di tengah kepanikan yang terjadi, Amin disebut berada di garis depan untuk menghalangi pelaku masuk lebih jauh ke area masjid.

Tindakan cepatnya dinilai berhasil memperlambat laju serangan dan memberi waktu bagi jamaah untuk menyelamatkan diri.

“Tindakannya sangat heroik. Dia tanpa diragukan menyelamatkan nyawa hari ini,” ujar Kepala Kepolisian San Diego, Scott Wahl, dalam konferensi pers yang dikutip sejumlah media lokal.

Saat kejadian berlangsung, di dalam kompleks masjid juga terdapat sekolah Islam yang sedang beraktivitas.

Anak-anak yang tengah mengikuti kegiatan belajar disebut menjadi salah satu kelompok paling rentan dalam situasi tersebut.

Menurut keterangan pihak masjid, Amin langsung mengaktifkan komunikasi darurat dan memperingatkan staf pengajar untuk segera mengamankan ruang kelas.

Ia juga berupaya menghalangi akses pelaku agar tidak bisa masuk lebih dalam ke area pendidikan.

Langkah cepat itu disebut menjadi salah satu faktor yang membuat tidak ada korban anak-anak dalam peristiwa tersebut, meski situasi berlangsung sangat kacau dan menegangkan.

“Semua anak dalam kondisi aman,” kata salah satu pejabat kepolisian yang berada di lokasi kejadian.

Di kalangan jamaah, Amin Abdullah bukan sosok baru.

Ia telah lebih dari satu dekade bekerja sebagai petugas keamanan di Islamic Center of San Diego.

Sosoknya dikenal ramah, tenang, dan selalu siaga menjaga lingkungan masjid.

Beberapa tokoh komunitas menyebut, Amin memilih pekerjaan tersebut karena alasan pribadi yang kuat yaitu keinginan untuk melindungi orang-orang tak bersalah yang datang beribadah maupun belajar di masjid.

“Dia selalu ada di sana, membantu siapa saja. Banyak jamaah merasa aman karena kehadirannya,” ujar salah satu tokoh komunitas Muslim setempat.

Di balik tugasnya sebagai penjaga keamanan, Amin juga dikenal sebagai kepala keluarga.

Ia disebut merupakan ayah dari delapan anak dan telah menikah.

Kabar kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar dan komunitas Muslim di San Diego.

Ucapan belasungkawa mengalir di media sosial setelah identitasnya sebagai salah satu korban mulai tersebar.

Banyak warganet menyebutnya sebagai sosok yang gugur dalam keadaan mulia karena mempertahankan keselamatan orang lain.

Sejumlah unggahan di akun media sosial yang diduga miliknya juga memperlihatkan sisi personal Amin.

Mulai dari aktivitas keagamaan hingga ketertarikan pada memanah, yang menjadi salah satu rutinitasnya di luar pekerjaan.

Seiring berjalannya waktu, nama Amin Abdullah mulai dikenang bukan hanya sebagai korban, tetapi sebagai sosok yang dianggap gugur dalam keadaan membela jamaah.

Istilah “syuhada penjaga masjid” pun mulai banyak digunakan oleh komunitas Muslim untuk menggambarkan pengorbanannya.

Pihak masjid menyebut, apa yang dilakukan Amin merupakan bentuk keberanian yang tidak banyak dimiliki orang lain dalam situasi genting seperti itu.

Ia disebut tetap berada di lokasi berbahaya demi memastikan orang lain bisa selamat.

“Dia berdiri sampai akhir untuk melindungi yang lain. Itu yang akan selalu kami ingat,” ujar perwakilan komunitas.

Sementara itu, aparat kepolisian masih terus melakukan penyelidikan terkait motif penyerangan.

Dugaan sementara mengarah pada tindakan yang berkaitan dengan kebencian, namun pihak berwenang belum merilis detail lengkap terkait latar belakang pelaku.

Kondisi di sekitar lokasi kejadian kini telah kembali kondusif, meski suasana duka masih terasa kuat di kalangan jamaah dan warga sekitar.

Tragedi ini meninggalkan luka mendalam, sekaligus kisah tentang keberanian seorang penjaga masjid yang memilih berdiri di garis depan demi menyelamatkan banyak nyawa.

Nama Amin Abdullah kini menjadi simbol pengorbanan yang dikenang komunitas Muslim di San Diego.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Gesha Yuliani Nattasya
Ronalds Petrus Gerson
Gesha Yuliani Nattasya, Ronalds Petrus Gerson
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU