BerandaNewsKesehatanTelat Makan Saat Haid? Ini Dampaknya ke Energi dan Hormon Tubuh

Telat Makan Saat Haid? Ini Dampaknya ke Energi dan Hormon Tubuh

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Menstruasi bukan hanya soal perubahan fisik, tetapi juga melibatkan perubahan hormon yang cukup signifikan dalam tubuh. Pada fase ini, banyak perempuan mengalami berbagai keluhan seperti nyeri perut, mudah lelah, perubahan suasana hati, hingga penurunan konsentrasi.

Di tengah kondisi tersebut, pola makan sering kali justru tidak menjadi prioritas. Ada yang menunda makan karena tidak nafsu, sibuk dengan aktivitas, atau sedang menjalani diet. Padahal, tubuh sebenarnya membutuhkan asupan energi yang cukup untuk menghadapi perubahan yang sedang terjadi.

Telat makan saat haid bukan hanya membuat tubuh terasa lebih lemas, tetapi juga bisa memengaruhi keseimbangan hormon dan memperparah gejala yang sudah ada. Dalam jangka pendek mungkin terasa sepele, tetapi jika terus berulang, dampaknya bisa lebih luas terhadap kesehatan.

1. Energi Cepat Turun dan Mudah Lemas

Saat haid, tubuh membutuhkan energi lebih karena adanya proses biologis yang sedang berlangsung. Jika asupan makanan terlambat, kadar gula darah bisa menurun lebih cepat.

Akibatnya, tubuh terasa lebih lemas, mudah pusing, dan tidak bertenaga. Kondisi ini bisa terasa lebih berat dibanding hari-hari biasa.

2. Nyeri Haid Bisa Terasa Lebih Kuat

Telat makan dapat memengaruhi keseimbangan hormon dan kadar gula darah, yang pada akhirnya bisa memperparah sensasi nyeri.

Beberapa penelitian dalam Journal of Women’s Health menunjukkan bahwa pola makan yang tidak teratur dapat berhubungan dengan peningkatan gejala dismenore atau nyeri haid.

3. Mood Lebih Mudah Berubah

Perubahan hormon saat menstruasi sudah cukup memengaruhi emosi. Jika ditambah dengan kondisi lapar, suasana hati bisa menjadi lebih tidak stabil. Rasa mudah marah, sensitif, atau cepat lelah secara emosional bisa muncul lebih intens.

4. Risiko Pusing dan Mual

Saat haid, sebagian perempuan sudah mengalami gejala seperti pusing atau mual. Jika telat makan, kondisi ini bisa semakin terasa. Hal ini terjadi karena tubuh kekurangan energi dan tekanan darah bisa ikut terpengaruh.

5. Gangguan Pola Makan Jangka Panjang

Jika kebiasaan telat makan terus berulang setiap siklus menstruasi, pola makan bisa menjadi tidak teratur. Dalam jangka panjang, hal ini dapat memengaruhi keseimbangan hormon dan metabolisme tubuh. Menjaga pola makan saat haid bukan berarti harus makan lebih banyak, tetapi memastikan tubuh mendapatkan asupan yang cukup dan tepat waktu.

Memberi tubuh energi yang dibutuhkan saat menstruasi dapat membantu mengurangi keluhan dan membuat aktivitas tetap berjalan lebih nyaman.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Darin Brenda Iskarina
Darin Brenda Iskarina
Tim Redaksi :

BACA LAINNYA