HOLOPIS.COM, JAKARTA – Sejumlah wakil badminton Indonesia akan melakoni debut di ajang All England Open 2026 Super 1000, terkhusus untuk para pebulutangkis muda Tanah Air, seperti Alwi Farhan hingga Raymond Indra/Nikolaus Joaquin.
Kejuaraan All England Open 2026 Super 1000 itu sendiri digelar di Utilita Arena Birmingham, King Edwards Road, Inggris, mulai 3-8 Maret mendatang.
Indonesia telah mengumumkan daftar skuadnya, sebanyak 14 wakil akan bertarung di All England Open 2026. Selain Alwi Farhan dan Raymond/Joaquin yang bakal menandai debutnya di turnamen itu, ada pula wakil lainnya seperti; Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum hingga Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu.
Bagi Alwi, ia bersyukur betul bahwa mimpinya bisa menjadi kenyataan bisa tampil di ajang All England Open 2026.
“Alhamdulillah, salah satu impian saya menjadi kenyataan. Dari kecil saya sangat bermimpi bisa bermain di All England. Pastinya bersyukur, excited,” kata Alwi, sebagaimana informasi yang diterima Holopis.com.
“Persiapan di sini ada beberapa hari latihan di Inggris kemarin cukup maksimal, cukup kompetitif. Menjadi modal bagus buat di All England nanti,” lanjutnya.
Mengenai All England, Alwi mengaku selalu terkenang laga All Indonesian Finals di tunggal putra saat seniornya Jonatan Christie bertemu Anthony Sinisuka Ginting.
“Belakangan ini pasti muncul di ingatan adalah All Finals di tunggal putra tahun 2024. Pastinya itu sangat memorable,” sahut Alwi.
“Bukan hanya untuk mereka, untuk tunggal putra tapi juga untuk semua masyarakat Indonesia. Jadi semoga kejadian-kejadian seperti itu bisa terulang lagi,” harap juara Daihatsu Indonesia Masters 2026 itu.
Tak hanya Alwi, Raymond/Joaquin juga merasakan antusias yang sama. Mereka bertekad untuk tidak hanya menjadi penghias undian tapi ingin melangkah sejauh-jauhnya.
“Perasaannya saya sendiri senang banget karena ini kan memang turnamen yang sudah kami kejar dari kecil. Kami pengen merasakan main di sini dan Puji Tuhan sekarang kesampaian. Ini kesempatan yang sangat berharga dan tidak boleh disia-siakan,” ungkap Joaquin.
“Pastinya sangat antusias ya di pertandingan ini. Apalagi salah satu cita-cita untuk main di All England,” timpal Raymond.
Tradisi ganda putra Indonesia ke final All England sejak tahun 2017 dijadikan inspirasi bagi mereka untuk tampil baik di sini.
“Kami ingat pertandingan-pertandingan ganda putra Indonesia beberapa tahun belakangan. Senior-senior kami begitu luar biasa kalau tampil di sini. Yang terseru kalau saya partai Kevin/Marcus melawan Fikri/Bagas di semifinal tahun 2022,” ujar Raymond.
“Juara All England back to back koh Kevin dan koh Marcus atau a Fajar dan mas Rian jadi inspirasi kami untuk bisa seperti mereka juga,” Joaquin menimpali.
Selain yang disebut di atas, pemain Indonesia lain yang tercatat akan menjalani debut di All England adalah Rahmat Hidayat, Meilysa Trias Puspitasari dan pasangan Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah.


