Polri Prediksi Arus Mudik Lebaran 2026 Turun 1%, Puncaknya Diperkirakan 16–19 Maret

0 Shares
Ukuran Teks:
21
Dengarkan:

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Polri memprediksi jumlah pemudik pada Lebaran 2026 mengalami penurunan sekitar 1 persen dibandingkan realisasi tahun sebelumnya. Proyeksi ini merujuk pada hasil survei Kementerian Perhubungan.

Wakapolri Dedi Prasetyo menyampaikan, berdasarkan survei Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, total pergerakan masyarakat pada musim mudik tahun ini diperkirakan mencapai 143,9 juta orang.

“Angka tersebut menurun sebesar 2,57 juta orang atau 1,75 persen bila dibandingkan dengan 2025. Dari hasil survei Kementerian Perhubungan, sebanyak 146,4 juta orang,” kata Dedi usai rapat koordinasi lintas sektoral di PTIK, Jakarta Selatan, dikutip Holopis.com, Senin (2/3/2026).

Meski terjadi penurunan tipis, Polri memastikan kesiapan penuh untuk mengamankan arus mudik dan arus balik Lebaran 2026.

Puncak Mudik Diprediksi Dua Gelombang

Sebelumnya, Kapolri Listyo Sigit Prabowo memprediksi puncak arus mudik dan arus balik akan terjadi dalam dua gelombang. Puncak arus mudik diperkirakan berlangsung pada 16–17 Maret dan 18–19 Maret 2026.

Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan dan mobilitas masyarakat, Polri akan menggelar Operasi Ketupat mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026. Ratusan ribu personel gabungan akan dikerahkan guna memastikan keamanan serta kelancaran perjalanan pemudik.

Selain pengamanan di jalur utama dan titik rawan kemacetan, Polri juga telah mendirikan ribuan posko di berbagai wilayah. Mayoritas posko berfungsi sebagai pos pengamanan, sementara sebagian lainnya disiapkan sebagai tempat peristirahatan bagi pemudik.

Pada pelaksanaan tahun ini, Operasi Ketupat mengusung tagline “Mudik Aman dan Keluarga Bahagia”. Dalam implementasinya, Polri akan mengedepankan langkah preemptive dan preventif, serta penegakan hukum untuk menjaga ketertiban selama periode mudik Lebaran.

Polri mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas dan memperhatikan keselamatan selama perjalanan, mengingat volume pergerakan masyarakat tetap berada di atas 140 juta orang meski terjadi penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.

- Advertisement -
Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Khoirudin Ainun Najib
Tim Penulis & Editor
Khoirudin Ainun Najib
0 Shares

💬 Diskusi Pembaca

0 Komentar

Masuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:

Memuat diskusi...

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Holopis UMKMIklan: Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--
YANG BARU