HOLOPIS.COM, JAKARTA – Situasi mencekam dilaporkan terjadi di Dubai setelah sirene peringatan serangan udara berbunyi dan beberapa ledakan terdengar di kota tersebut. Sejumlah saksi menyebut warga berlarian mencari perlindungan ketika alarm darurat aktif.
Dikutip Holopis.com, Minggu (1/3), sedikitnya tiga ledakan besar terdengar di wilayah kota. Insiden ini menjadi peristiwa yang jarang terjadi di kawasan yang selama ini dikenal relatif aman dari dampak langsung konflik regional.
Kebakaran juga dilaporkan terjadi di dekat pintu masuk Hotel Fairmont The Palm setelah puing-puing diduga jatuh dari udara saat serangan rudal berlangsung. Foto dan video yang beredar di media sosial memperlihatkan kobaran api serta asap tebal di sekitar bangunan.
Kantor media Dubai menyatakan tim tanggap darurat segera merespons insiden di sebuah gedung di kawasan Palm Jumeirah. Otoritas setempat melaporkan empat orang mengalami luka-luka dan telah dibawa ke fasilitas medis.
Pihak berwenang juga memastikan api berhasil dikendalikan dan mengimbau masyarakat tetap tenang.
Ketegangan Kawasan Meningkat
Insiden di Dubai terjadi di tengah meningkatnya konflik setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran. Operasi militer tersebut disebut bertujuan menekan pemerintah Iran, sekaligus memicu ancaman balasan yang memperluas ketegangan di kawasan.
Iran sebelumnya memperingatkan bahwa aset Amerika Serikat di wilayah Timur Tengah dapat menjadi target. Setelah serangan terjadi, wilayah udara di sejumlah kawasan terdampak ditutup dan beberapa maskapai internasional menyesuaikan penerbangan karena alasan keamanan.
Perkembangan ini menandai eskalasi konflik yang mulai berdampak ke berbagai negara di kawasan, tidak hanya di wilayah yang menjadi lokasi serangan langsung.


