Donald Trump Ancam Tarik Pasukan AS dari Eropa, Kembali Desak Greenland Jadi Milik Amerika

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali memicu ketegangan dengan negara-negara sekutu di Eropa. Menjelang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) NATO di Ankara, Turki, Trump kembali menyuarakan keinginannya agar Amerika Serikat menguasai Greenland, bahkan mengancam akan menarik seluruh pasukan militer AS dari Benua Eropa.

Trump menilai negara-negara Eropa terlalu bergantung pada perlindungan militer Amerika Serikat, namun tidak menunjukkan dukungan yang sepadan terhadap Washington.

“Kami tidak harus mengeluarkan uang lagi. Kami bisa menarik seluruh tentara kami dari Eropa karena, seperti yang bisa kalian lihat, Eropa sekarang sangat berbeda dibandingkan 20 tahun lalu,” kata Donald Trump, dikutip Holopis.com, Rabu (8/7).

Ia juga mengingatkan negara-negara Eropa agar lebih serius menangani persoalan imigrasi dan energi.

“Mereka harus berhati-hati soal imigrasi dan energi. Kalau tidak, kalian tidak akan memiliki Eropa lagi,” ujarnya.

Selain mengkritik sekutu-sekutunya di NATO, Trump kembali mengungkit keinginannya agar Greenland berada di bawah kendali Amerika Serikat. Menurutnya, wilayah otonom milik Denmark itu memiliki posisi strategis di tengah meningkatnya aktivitas Rusia dan China di kawasan Arktik.

- Advertisement -

“Denmark tidak benar-benar mengeluarkan biaya untuk membantu Greenland, padahal wilayah itu sangat penting bagi Amerika Serikat dan dikelilingi kapal-kapal China serta Rusia. Greenland seharusnya berada di bawah kendali Amerika Serikat, bukan Denmark,” tegas Trump.

Ia juga mengaku perselisihan terkait Greenland sempat memengaruhi hubungannya dengan NATO.

Pernyataan Trump langsung mendapat respons dari Menteri Keuangan Inggris, Rachel Reeves. Ia menegaskan bahwa masa depan Greenland bukan ditentukan oleh Amerika Serikat.

“Masa depan Greenland adalah keputusan rakyat Greenland dan Denmark, bukan Presiden Amerika Serikat. Saya sudah menyampaikan hal itu dengan sangat jelas sejak isu ini pertama kali muncul,” kata Reeves.

Di kesempatan yang sama, Trump kembali mengkritik negara-negara anggota NATO yang dinilainya belum memenuhi komitmen belanja pertahanan.

“Mengapa kami menghabiskan ratusan miliar dolar sementara mereka tidak ada untuk kami? Selama ini kami selalu ada untuk mereka,” ujarnya.

Di tengah ketidakpastian mengenai komitmen pemerintahan Trump terhadap NATO, sejumlah negara Eropa mulai memperkuat kerja sama pertahanan. Inggris bersama Prancis, Jerman, dan beberapa negara Baltik sepakat mengembangkan sistem rudal jarak jauh baru yang diharapkan mampu mengurangi ketergantungan aliansi terhadap kemampuan militer Amerika Serikat.

Sebagai informasi, Greenland merupakan wilayah otonom Kerajaan Denmark yang terletak di kawasan Arktik. Dalam beberapa tahun terakhir, pulau terbesar di dunia itu menjadi perhatian banyak negara karena letaknya yang strategis untuk kepentingan militer serta menyimpan cadangan mineral penting yang dibutuhkan industri teknologi modern.

Donald Trump sendiri telah beberapa kali menyatakan keinginannya agar Amerika Serikat mengambil alih Greenland, namun usulan tersebut selalu ditolak oleh pemerintah Denmark maupun otoritas Greenland.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Darin Brenda Iskarina
Darin Brenda Iskarina
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU