HOLOPIS.COM, JAKARTA – Kepala Satuan Pelaksana Unit Pelaksana Pengujian Kendaraan Bermotor (Kasatpel UP PKB) Cilincing, Dardi Wahyudi memastikan bahwa mobil pengangkut Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menabrak gerbang SDN 01 Kalibaru, Jakarta Utara (Jakut) pada Kamis (11/12/2025) pagi dalam keadaan aman tanpa kerusakan sedikitpun.
Dardi menyebut, pihaknya telah melakukan pemeriksaan fisik terhadap kendaraan tersebut untuk mengetahui penyebab terjadinya kecelakaan mobil MBG yang menabrak gerbang SDN 01 Kalibaru, Jakut kemarin pagi.
“Untuk kemarin, kita sudah melaksanakan pemeriksaan secara fisik ataupun protes terhadap kendaraan tersebut,” kata Kasatpel UP PKB Cilincing, Dardi Wahyudi kepada wartawan di Polres Metro Jakarta Utara, Jumat (12/12/2025).
Dardi menjelaskan, dari segi sistem pengereman, pedal rem hingga reservoir tank (tangki cadangan untuk cairan pendingin (coolant) radiator yang berfungsi menampung luapan saat mesin panas dan mengembalikannya saat dingin untuk mencegah mesin overheat) dalam keadaan aman.
“Dari sistem pengereman, kita bisa melihat dari pedal rem terus ke reservoir tank, untuk minyak rem tetap tidak ada kekurangan,” ujarnya.
Dardi melanjutkan, bahwa pemeriksaan juga dilakukan pada seluruh saluran yang menghubungkan komponen pengereman. Saluran itu terdiri dari rem depan yang menggunakan sistem cakram dan rem belakang yang menggunakan sistem tromol. Setelah dicek menyeluruh, tidak ditemukan kebocoran pada selang-selang rem.
“Untuk saluran-saluran yang jadi remnya itu ada depan cakram, belakang tromol. Jadi tidak ada kebocoran di selang-selang baik yang membagi depan kanan-kiri, belakang kanan-kiri. Jadi kondisi kendaraan untuk sistem pengeremannya bagus,” jelasnya.
Dardi juga memastikan bahwa rem utama dan rem parkir sama-sama berada dalam kondisi optimal. Setelah melalui serangkaian pengujian, keduanya dapat berfungsi dengan baik tanpa adanya indikasi kerusakan atau penurunan performa.
“Untuk rem utama, untuk keadaan rem parkir, kita coba juga dalam keadaan bagus,” pungkasnya.
Sebelumnya, Kapolres Metro Jakut telah memastikan bahwa kecelakaan tersebut terjadi murni kelalaian dari AI karena mengemudi dalam keadaan tidak layak, dimana AI diketahui kelelahan saat mengemudi.
“Tersangka, jadi sebelum kejadian tidur baru sekitar jam 04.00 pagi. Kemudian jam 05.30 tersangka sudah berangkat ke SPPG untuk mengendalikan mobil mitra SPPG tersebut sehingga waktu istirahatnya kurang,” jelasnya.
Sebagai informasi, kecelakaan terjadi di SDN 01 Kalibaru, Jakut pada Kamis (11/12/2025) pagi ketika sebuah mobil Makan Bergizi Gratis (MBG) menerobos pagar sekolah hingga menabrak beberapa siswa dan guru yang sedang melakukan aktivitas membaca di lapangan.
Dalam kejadian tersebut, sebanyak 22 orang menjadi korban termasuk guru dan siswa. Adapun korban saat ini sudah dilakukan perawatan di RSUD Koja dan RSUD Cilincing.


