JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi mulai memasang teknologi lampu merah pintar berbasis Intelligent Traffic Control System (ITCS) di sejumlah titik ibu kota. Kehadiran sistem ini diharapkan bisa menjadi solusi untuk mengurai kemacetan sekaligus mendukung mobilitas kendaraan darurat agar lebih cepat sampai tujuan.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menjelaskan ITCS akan bekerja secara adaptif dan real time. Artinya, sistem mampu membaca kondisi lalu lintas di setiap persimpangan, kemudian menyesuaikan durasi lampu hijau atau lampu merah sesuai kepadatan kendaraan.
“Fitur pertama adalah adaptif, seluruh arus lalu lintas dipotret dan dianalisis, lalu dikembalikan dalam bentuk waktu hijau yang sesuai kebutuhan di lapangan,” ujar Syafrin.
Selain adaptif, fitur kedua adalah responsif, yaitu kemampuan ITCS menghitung kebutuhan maksimum waktu hijau di tiap kaki persimpangan. Dengan begitu, distribusi arus kendaraan bisa lebih merata tanpa menimbulkan penumpukan.
Fitur ketiga yang tak kalah penting adalah prioritas untuk kendaraan darurat. Melalui ITCS, Dishub dapat memberikan jalur khusus atau VIP route untuk ambulans, mobil pemadam kebakaran, hingga kendaraan penyelamat lain agar dapat bergerak lebih cepat menuju lokasi tujuan.
Untuk memperkuat implementasi teknologi ini, Dishub DKI Jakarta menandatangani kerja sama dengan Dinas Kesehatan dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat). Sinergi ini memungkinkan ambulans membawa pasien lebih cepat ke rumah sakit serta membantu tim pemadam kebakaran mencapai lokasi kejadian dengan waktu tempuh yang lebih singkat.
Baik Dinkes maupun Gulkarmat menyambut baik kolaborasi tersebut. Mereka menilai ITCS bukan hanya inovasi teknologi, tetapi juga langkah nyata pemerintah dalam meningkatkan pelayanan publik di bidang kesehatan, keselamatan, dan transportasi.
Dengan penerapan ITCS, Pemprov DKI berharap kemacetan di Jakarta dapat berkurang, arus lalu lintas lebih tertib, dan pelayanan darurat lebih sigap. Kehadiran lampu merah pintar ini menjadi bukti bahwa transformasi digital juga mampu menghadirkan manfaat langsung bagi warga ibu kota.


