KARAWANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang kembali mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Jawa Barat untuk yang ke-10 kalinya secara berturut-turut.
Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2024 tersebut berlangsung pada Senin, (26/5) di Kantor BPK RI Perwakilan Jawa Barat. Bupati Karawang, Aep Syaepuloh secara langsung menerima laporan tersebut.
“Alhamdulillah, kita meraih opini WTP ke-10 kali berturut-turut. Ini adalah pencapaian luar biasa yang menunjukkan keseriusan kami dalam menjaga kualitas laporan keuangan yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang baik,” ujar Bupati Aep usai menerima laporan, seperti dikutip Holopis.com.
Menurutnya, capaian ini menjadi bukti komitmen seluruh jajaran Pemkab Karawang dalam menciptakan sistem pengelolaan keuangan yang bersih dan bebas dari korupsi. Ia berharap, raihan ini dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja dan pelayanan publik yang lebih baik ke depannya.
Bupati juga mengungkapkan rasa bangganya atas kerja keras seluruh aparatur pemerintah daerah, mulai dari sekretaris daerah, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, ASN, hingga pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Karawang.
“Hatur nuhun kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras dan bersinergi, mulai dari Pak Sekda, para asisten, Inspektorat, kepala OPD, camat, ASN, DPRD, serta masyarakat Karawang. Prestasi ini saya persembahkan untuk warga Karawang,” ucapnya.
Aep menegaskan bahwa mempertahankan opini WTP selama satu dekade bukanlah hal yang mudah. Dibutuhkan kerja keras, sinergi lintas sektor, serta komitmen kuat dari seluruh elemen pemerintahan daerah agar dapat terus menjaga standar transparansi dan akuntabilitas dalam laporan keuangan.
Ia pun berkomitmen untuk terus menjaga integritas dalam pengelolaan keuangan daerah dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat demi mewujudkan pemerintahan yang bersih dan melayani.


