HOLOPIS.COM, BANDUNG – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah merilis informasi terkini perihal prakiraan cuaca Jabar (Jawa Barat) pada hari ini, Senin 9 September 2024.
Berdasarkan data prakiraan BMKG yang dihimpun Holopis.com, cuaca Jabar bakal dimulai dengan cuaca berawan hingga cerah berawan di pagi hari. Kondisi ini diperkirakan berlangsung di seluruh wilayah Jabar.
Kemudian pada siang hari nanti, cuaca di wilayah Pasundan berpotensi turun hujan dengan intensitas ringan hingga sedang di sejumlah titik wilayah.
Adapun wilayah tersebut meliputi Kab Purwakarta, Kab dan Kota Tasikmalaya, Kab Ciamis, Kota Banjar, Kab Indramayu, Kab Kuningan, Kab dan Kota Cirebon, Kab Majalengka, dan Kab Pangandaran.
Bahkan, BMKG juga memprediksi sebagian wilayah Jabar pada siang hingga sore di awal pekan ini berpotensi turun hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Sebagian wilayah tersebut yakni Kab dan Kota Bogor, Kab dan Kota Bekasi, Kab Karawang, Kab Subang, Kab dan Kota Sukabumi, Kab Cianjur, Kab dan Kota Bandung, Kota Cimahi, Kab Bandung Barat, Kab Garut dan Kab Sumedang.
Kemudian pada malamnya, BMKG masih melihat adanya potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang di sebagian wilayah Kab dan Kota Bogor, Kota Depok, Kab Bekasi, Kab Purwakarta, Kab Karawang.
Kemudian Kab Sukabumi, Kab Cianjur, Kab dan Kota Bandung, Kota CImahi, Kab Bandung Barat, dan Kab Sumedang.
Sementara untuk cuaca Jabar pada dini hari keesokan harinya, BMKG memprediksi umumnya bakal berawan. Namun harus tetap waspada akan potensi hujan ringan hingga sedang di sejumlah wailayah.
Adapun wilayah yang berpotensi turun hujan pada dini hari tersebut yakni Kab dan Kota Bogor, Kota Depok, Kab dan Kota Bekasi, Kab Karawang, Kab Subang, Kab Purwakarta, Kab dan Kota Sukabumi, Kab Cianjur, dan Kab Indramayu.
Selain cuaca, BMKG juga turut memprediksi suhu udara di Jabar pada hari ini bakal berkisar antara 18 hingga 34 derajat celcius, dengan kelembapan udara di angka 50 sampai dengan 96 persen.
Untuk pergerakan angin di Jabar pada hari ini akan bergerak dari Timur Laut ke Tenggara, dengan kecepatan berkisar 5 sampai dengan 45 kilometer/jam.



