Menhub: Presiden Setiap Saat Minta Update Dampak Erupsi GAK

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) mulai berdampak serius pada operasional penerbangan. Sebanyak 1.558 penerbangan terdampak setelah pemerintah memperpanjang penutupan sementara delapan bandara akibat sebaran abu vulkanik.

Presiden Prabowo Subianto disebut terus memantau perkembangan situasi tersebut. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan Presiden hampir setiap saat meminta pembaruan mengenai kondisi penerbangan.

“Beliau concern, beliau hampir setiap saat meminta supaya di-update bagaimana kondisi penerbangan kita,” kata Menhub terkonfirmasi di Jakarta, Minggu (6/8/2026).

Dudy mengatakan pemerintah tidak ingin mengambil risiko terhadap keselamatan penerbangan. Kondisi sebaran abu vulkanik dan cuaca yang bisa berubah sewaktu-waktu membuat pemantauan harus dilakukan secara terus-menerus.

“Instruksi Presiden sudah jelas bahwa kita harus mengantisipasi segala sesuatunya,” ujar Menhub.

Dudy memantau langsung perkembangan dampak erupsi GAK dari pusat pemantauan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Dari sejumlah layar monitor, petugas memantau pergerakan abu vulkanik sekaligus dampaknya terhadap aktivitas penerbangan di berbagai bandara.

Delapan bandara yang terdampak penutupan sementara tersebut yakni:

  1. Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang
  2. Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta
  3. Bandara Radin Inten II, Lampung
  4. Bandara Husein Sastranegara, Bandung
  5. Bandara Budiarto Curug, Tangerang
  6. Bandara Pondok Cabe, Tangerang Selatan
  7. Bandara Taufik Kiemas, Pesisir Barat, Lampung
  8. Bandara Atung Bungsu, Pagar Alam, Sumatera Selatan

Penutupan tersebut berdampak pada penerbangan keberangkatan maupun kedatangan. Pemerintah memutuskan memperpanjang penutupan sementara delapan bandara hingga pukul 24.00 WIB.

Abu Vulkanik Bergerak ke Timur

Hasil pemantauan terbaru menunjukkan arah pergerakan abu vulkanik GAK mengalami perubahan. Abu terpantau bergerak ke arah timur dengan kecepatan angin sekitar lima knot pada ketinggian 15 ribu kaki.

Kementerian Perhubungan bersama BMKG, AirNav, pengelola bandara dan sejumlah pemangku kepentingan pun terus melakukan evaluasi terhadap perkembangan sebaran abu tersebut.

Langkah ini dilakukan untuk menentukan kondisi operasional penerbangan dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan.

Prabowo Minta Warga Tetap Tenang

Di tengah kondisi tersebut, Presiden Prabowo juga meminta masyarakat tidak panik, khususnya warga yang berada di Jakarta, Banten, Lampung dan kawasan sekitar Selat Sunda.

Prabowo meminta masyarakat mengikuti arahan pemerintah dan petugas di lapangan. Warga juga diminta tidak mendekati kawasan Gunung Anak Krakatau dan mematuhi zona bahaya yang telah ditetapkan.

“Saudara-saudara kita yang berada di wilayah Jakarta, Banten, Lampung, dan kawasan sekitar Selat Sunda, untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta mengikuti seluruh arahan pemerintah dan petugas di lapangan, dan tidak mendekati kawasan Gunung Anak Krakatau dan patuhi sepenuhnya zona bahaya serta batas aman yang telah ditetapkan oleh pihak berwenang,” ujar Presiden Prabowo.

Prabowo mengatakan pemerintah terus mengikuti perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau dan menerima laporan terbaru dari jajaran terkait.

0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ronalds Petrus Gerson
Tim Penulis & Editor
Ronalds Petrus Gerson
Apresiasi untuk Ronalds Petrus Gerson

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya dan artikel berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO, & ShopeePay.

BACA LAINNYA

Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU