HOLOPIS.COM, JAKARTA – Sebuah gempa dahsyat mengguncang Maroko pada hari Jum’at (8/9). Gempa berkekuatan 6.8 magnitudo itu menewaskan hampir 300 orang.
“Gempa telah menewaskan 296 orang di provinsi dan kotamadya Al-Haouz, Marrakesh, Ouarzazate, Azilal, Chichaoua dan Taroudant,” demikian pernyataan resmi Kementrian Dalam Negeri Maroko, seperti dikutip Holopis.com.
Sementara itu 153 orang dinyatakan luka-luka akibat gempa bumi tersebut.
Momen saat gempa mengguncang membuat masyarakat panik, seorang warga bernama Abdelhak El Amrani mengatakan bahwa guncangan yang terasa sangat luar biasa kencang.
“Kami merasakan guncangan yang luar biasa keras, dan saya sadar bahwa itu adalah gempa,” kata Abdelhak El Amrani, seorang pria berusia 33 tahun di Marrakesh.
Beberapa saksi juga mengklaim bahwa mereka melihat gedung-gedung terlihat bergerak saat diguncang gempa. Listrik juga mati selama 10 menit dan membuat suasana semakin mencekam.
“Listrik mati selama 10 menit, sambungan telfon juga terputus, tetapi kemudian menyala kembali,” tambahnya.
Sebagai informasi, gempa bumi kuat juga pernah dirasakan Maroko pada tahun 2004. Saat itu, sekitar 628 orang tewas dan 926 lainnya luka-luka.


