HOLOPIS.COM, JAKARTA – Dua mantan pejabat KPK kini mengisi jabatan strategis di BGN. Siapa mereka dan apa tugas khususnya dalam mengawasi program MBG?
Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah baru untuk memperketat pengawasan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dua mantan pejabat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini dipercaya menempati posisi strategis.
Bukan sekadar mengisi jabatan, keduanya mendapat tugas khusus yang berkaitan langsung dengan pengawasan wilayah dan pencegahan risiko penyimpangan program.
Kedua mantan pejabat KPK tersebut adalah Mungki Hadipratikno dan Haerudin.
Pengalaman mereka selama bertugas di lembaga antirasuah diharapkan dapat memperkuat sistem pengendalian, transparansi, serta akuntabilitas pelaksanaan MBG.
Kepala BGN Sudaryono menjelaskan, penempatan dua mantan pejabat KPK itu merupakan bagian dari upaya membangun tata kelola program yang lebih kuat.
Terlebih, MBG memiliki cakupan penerima manfaat yang luas sehingga membutuhkan sistem pengawasan berlapis.
Dalam keterangannya, Sudaryono menyampaikan apresiasi atas dukungan KPK dalam memperbaiki tata kelola kelembagaan BGN.
“Kami menyambut baik dan mengapresiasi dukungan KPK dalam memperkuat tata kelola di lingkungan Badan Gizi Nasional. Ini adalah langkah kami perkuat komitmen antikorupsi,” kata Sudaryono.
Lantas, apa tugas khusus dua eks pejabat KPK tersebut setelah bergabung dengan BGN?
Mungki Hadipratikno mendapat kepercayaan sebagai Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah II pada Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN.
Sebelum bergabung dengan BGN, Mungki pernah menjabat Direktur Pelacakan Aset, Pengelolaan Barang Bukti, dan Eksekusi (Labuksi) KPK.




💬 Diskusi Pembaca
0 KomentarMasuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan masukan!