HOLOPIS.COM, JAKARTA – Suasana kawasan wisata Main Market Square di Kota Krakow, Polandia, berubah mencekam setelah seorang pria bersenjata melepaskan tembakan secara membabi buta ke arah warga pada Sabtu sore. Serangan tersebut menewaskan enam orang dan menyebabkan belasan lainnya mengalami luka-luka.
Pelaku yang diduga terpengaruh ideologi sayap kanan ekstrem itu diketahui berusia 25 tahun dan merupakan warga Polandia. Ia datang menggunakan mobil ke pusat kota yang ramai dikunjungi wisatawan, kemudian menembaki orang-orang di sekitarnya.
Enam korban meninggal dunia terdiri dari empat perempuan dan dua laki-laki. Tiga korban diketahui berkewarganegaraan Polandia, satu warga Inggris, sedangkan identitas dua korban lainnya masih belum diketahui.
Sementara itu, 16 orang mengalami luka-luka, termasuk lima warga negara asing asal Austria, Jerman, Portugal, Rusia, dan Inggris. Dua anggota kepolisian juga menjadi korban dalam serangan tersebut. Salah satunya dilaporkan mengalami luka kritis.
Pelaku yang mengenakan perlengkapan bergaya militer dan membawa senjata akhirnya berhasil diamankan setelah terlibat baku tembak dengan aparat. Saat ini, ia masih menjalani perawatan di rumah sakit setelah menjalani operasi.
Perdana Menteri Polandia Donald Tusk menyebut peristiwa tersebut sebagai serangan terorisme yang sangat serius. Menurutnya, Polandia belum pernah menghadapi kejadian serupa dengan tingkat kekerasan seperti yang terjadi di Krakow.
“Hingga saat ini, Polandia belum pernah mengalami kasus terorisme yang begitu mengerikan. Serangan kejam terhadap nyawa manusia di Krakow ini harus kita sebut sebagai tindakan terorisme,” kata Tusk, dikutip Holopis.com, Minggu (8/11).
Penyelidikan kemudian meluas hingga ke kediaman pelaku di Ostrowiec Świętokrzyski, yang berjarak sekitar 200 kilometer dari Krakow. Dalam penggeledahan tersebut, polisi menemukan tiga jenazah lainnya, terdiri dari dua perempuan dan satu laki-laki.
Tusk menduga ketiga orang tersebut merupakan anggota keluarga dekat pelaku. Temuan itu semakin memperluas penyelidikan aparat terkait motif dan latar belakang penyerangan.
Aksi penembakan sendiri berlangsung sekitar pukul 15.00 waktu setempat dan diperkirakan berlangsung selama tiga menit. Sejumlah rekaman memperlihatkan mobil pelaku melaju kencang di kawasan pusat kota ketika warga berusaha menyelamatkan diri dari suara tembakan.
Akibat serangan tersebut, kaca sejumlah toko pecah diterjang peluru. Sebuah trem juga dilaporkan ditembaki. Ketika kendaraan pelaku akhirnya mengalami kecelakaan setelah dikejar polisi, aparat langsung terlibat baku tembak dengannya.
Dua petugas yang terluka dalam insiden itu mendapat apresiasi langsung dari Tusk. Ia menyebut Jakub Kulik dan Artur Morański telah mengambil tindakan yang menyelamatkan banyak nyawa.
Keduanya, menurut Tusk, merupakan pahlawan sejati karena keberanian mereka dalam menghadapi situasi berbahaya tersebut.




💬 Diskusi Pembaca
0 KomentarMasuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan masukan!