HOLOPIS.COM, JAKARTA – Suasana Perpustakaan Jakarta Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat, diwarnai beragam aktivitas pemustaka pada Hari Kunjung Perpustakaan, Senin (14/9). Warga datang untuk membaca, belajar, mencari informasi, hingga menghabiskan waktu bersama keluarga.
Berdasarkan pantauan Holopis.com, aktivitas pengunjung dimulai dari lantai tiga yang menjadi area layanan pendukung dan informasi. Pengunjung melakukan registrasi masuk dan pemeriksaan QR code sebelum menuju area perpustakaan. Di lantai yang sama juga terdapat loker untuk menitipkan barang serta meja informasi yang menjadi tempat pengunjung memperoleh informasi terkait layanan perpustakaan.
Beranjak ke lantai empat, aktivitas pemustaka lebih banyak berkaitan dengan bacaan anak, fiksi, serta seni dan budaya. Koleksi di lantai ini mencakup buku untuk anak usia 0 sampai 12 tahun, fiksi dalam dan luar negeri, serta karya sastra Indonesia.
Selain koleksi bacaan, lantai empat juga memiliki area baca anak dan keluarga. Terdapat pula bilik bermain yang berisi permainan edukasi anak serta bilik cerita yang digunakan untuk kegiatan mendongeng. Kehadiran ruang tersebut membuat kegiatan literasi anak tidak hanya berlangsung melalui aktivitas membaca. Anak juga dapat mengenal cerita, bermain dengan materi edukatif, dan berinteraksi bersama keluarga dalam satu area.
Pada lantai yang sama juga berlangsung pameran Karya Raya 2026 yang dimulai pada 11 September hingga 2 Oktober 2026. Program kolaborasi literasi kreatif tersebut memberi ruang bagi anak-anak untuk membaca, mengembangkan imajinasi, dan menuangkan gagasan melalui buku atau karya tulis.

Sementara itu, lantai lima menjadi area koleksi nonfiksi dan pengetahuan umum. Suasana ruang baca di lantai ini cenderung digunakan untuk aktivitas yang membutuhkan konsentrasi. Pengunjung terlihat duduk sendiri dengan buku di hadapannya, sementara sebagian lainnya menggunakan meja untuk membuka laptop dan mengerjakan tugas.
Koleksi yang tersedia mencakup berbagai literatur nonfiksi, pengetahuan umum, dan koleksi khusus kejakartaan. Area tersebut juga menjadi salah satu ruang yang dapat digunakan pelajar dan mahasiswa untuk mengerjakan tugas maupun melakukan riset ringan. Selain koleksi literatur nonfiksi, lantai lima memiliki sejumlah ruang pendukung untuk aktivitas pemustaka.
Fasilitas tersebut mencakup bilik dialog atau diskusi, bilik siniar atau podcast, dan ruang inklusi yang merupakan fasilitas khusus yang dirancang bagi penyandang disabilitas. Aktivitas membaca juga terlihat dari pengunjung yang datang bersama teman, mereka memanfaatkan bilik dialog yang kedap suara untuk berdiskusi tanpa khawatir menggangu pemustaka lain.
Aktivitas berlanjut ke lantai enam yang merupakan area referensi. Koleksi di lantai ini mencakup bahan rujukan seperti ensiklopedia, kamus, serta arsip informasi khusus yang dapat digunakan ketika pemustaka membutuhkan sumber referensi yang lebih mendalam.
Selain itu, di lantai enam juga terdapat sudut baca bertajuk Pojok Internasional yang baru diresmikan pada 10 September 2026 lalu. Pojok Internasional ini menjadi salah satu ruang kolaborasi Perpustakaan Jakarta dengan kedutaan besar berbagai negara lain di Indonesia. Sudut baca ini menyediakan koleksi buku dari mancanegara yang dapat menjadi sumber bacaan bagi pemustaka.
Kemudian di lantai tujuh terdapat ruang multimedia yang menyediakan akses komputer bagi anggota terdaftar pada aplikasi Jaklitera. Ruang ini dapat digunakan untuk mendukung kebutuhan pemustaka dalam mengakses informasi dan melakukan aktivitas menggunakan perangkat komputer.
Lantai tersebut juga memiliki studio imersif, yaitu ruang visual interaktif yang menghadirkan pengalaman membaca atau menikmati tayangan dengan pendekatan imersif. Untuk memasuki area tertentu seperti studio imersif, pengunjung perlu melakukan registrasi atau reservasi terlebih dahulu.
Beragam fungsi ruang tersebut membuat aktivitas pemustaka di Perpustakaan Jakarta TIM berlangsung dalam bentuk yang berbeda. Ada pengunjung yang datang untuk membaca koleksi, mencari informasi, mengerjakan tugas, mendampingi anak, berdiskusi, hingga menggunakan fasilitas multimedia.




💬 Diskusi Pembaca
0 KomentarMasuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:
Memuat diskusi...