Kemarau Makin Ganas? BMKG Ungkap El Nino Bisa Bertahan hingga 2027

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Masyarakat diminta tidak menganggap remeh kondisi cuaca beberapa bulan ke depan. BMKG mengingatkan sebagian besar wilayah Indonesia sedang berada di puncak musim kemarau, sementara fenomena El Nino berintensitas sangat kuat masih diperkirakan berlangsung hingga awal 2027.

Kondisi ini bisa membuat sejumlah wilayah menghadapi periode kering yang lebih panjang. Dampaknya pun bukan cuma soal cuaca panas, tetapi berpotensi merembet ke ketersediaan air bersih, produksi pangan, hingga risiko kebakaran hutan dan lahan.

Direktur Perubahan Iklim BMKG, Fachri Radjab, mengatakan sebagian besar wilayah Indonesia saat ini memang tengah memasuki periode puncak musim kemarau.

“Saat ini sebagian besar wilayah Indonesia sedang dalam periode puncak musim kemarau. Kami perkirakan puncak musim kemarau terjadi pada periode Agustus hingga September 2026 ini,” ujar Fachri Radjab dalam keterangannya.

Menurut Fachri, situasi tahun ini perlu mendapat perhatian lebih karena musim kemarau berlangsung bersamaan dengan fenomena iklim global El Nino.

El Nino Diprediksi Bertahan hingga 2027

BMKG menyebut El Nino yang sedang berlangsung memiliki intensitas sangat kuat. Fenomena tersebut diperkirakan belum akan berakhir dalam waktu dekat.

“Musim kemarau kita tahun ini diperparah dengan aktifnya fenomena El Nino dengan intensitas sangat kuat. El Nino kita perkirakan masih akan berlangsung sampai awal 2027,” kata dia.

Jika kondisi tersebut terus bertahan, curah hujan di sejumlah wilayah berpotensi semakin berkurang. Periode kering juga dapat berlangsung lebih lama dibanding kondisi normal.

Air Bersih hingga Pangan Jadi Perhatian

Kombinasi puncak kemarau dan El Nino menjadi perhatian karena dampaknya bisa terasa di berbagai sektor.

Salah satu yang paling krusial adalah ketersediaan air bersih. Kondisi yang semakin kering dapat menekan pasokan air di sejumlah wilayah.

Sektor pertanian juga ikut menghadapi risiko. Berkurangnya curah hujan dapat mengganggu produksi pangan dan membuat pengelolaan lahan menjadi lebih menantang.

Ancaman lain yang perlu diwaspadai adalah kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi lahan yang kering membuat potensi kebakaran perlu diantisipasi lebih serius.

Kapan Musim Hujan Datang?

Buat masyarakat yang sudah menunggu datangnya hujan, BMKG memprediksi masa peralihan akan mulai terlihat dalam beberapa bulan mendatang.

“Peralihan ke musim penghujan, kami prediksi akan berlangsung pada pertengahan Oktober hingga akhir November 2026 ini,” tambah Fachri.

Namun, peralihan tersebut diperkirakan berlangsung secara bertahap, sehingga masyarakat tetap perlu memperhatikan perkembangan informasi cuaca dan iklim terbaru.

BMKG Minta Sektor Pertanian Bersiap

Menghadapi kondisi tersebut, BMKG terus memantau perkembangan dinamika atmosfer dan menyebarkan informasi iklim terbaru kepada kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah.

Data tersebut diharapkan bisa menjadi dasar untuk mengambil langkah antisipasi, terutama dalam menjaga ketersediaan pasokan air, mengatur pengelolaan lahan pertanian, serta memperkuat pencegahan karhutla.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ronalds Petrus Gerson
Tim Penulis & Editor
Ronalds Petrus Gerson
Apresiasi untuk Ronalds Petrus Gerson

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya dan artikel berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO, & ShopeePay.

BACA LAINNYA

Holopis UMKM

YANG BARU