5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda, Tim SAR Kini Perluas Pencarian

0 Shares
Ukuran Teks:
21
Dengarkan:

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Pencarian lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda memasuki hari kedua. Tim gabungan kini memperluas penyisiran dari sekitar Pulau Legundi, Pulau Sebesi hingga kawasan Gunung Anak Krakatau (GAK).

Rombongan sebelumnya berangkat dari Dermaga Pagedongan, Carita, Pandeglang, Banten, menuju kawasan Gunung Anak Krakatau pada Senin (7/9/2026). Komunikasi dengan kapal tersebut kemudian terputus setelah salah satu jurnalis sempat mengirimkan titik lokasi terakhir.

Polda Lampung bersama Basarnas dan sejumlah unsur terkait terus mengerahkan personel serta kapal untuk mencari keberadaan rombongan.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Isawandari Yuyun mengatakan keselamatan personel tetap menjadi perhatian dalam operasi pencarian.

“Kepolisian bersama unsur terkait terus melakukan pencarian dengan mengedepankan keselamatan personel dan efektivitas penyisiran wilayah perairan,” kata Yuni di Bandarlampung, Rabu.

Memasuki hari kedua, personel dari KP.XXV-1001 dan KP.XXV-2009 Pelabuhan Panjang bersama dua personel KP HAYABUSA 3008 Ditpolairud Baharkam Polri serta Basarnas Lampung ikut diterjunkan.

“Memasuki hari kedua pencarian, personel Kepolisian dari KP.XXV-1001 dan KP.XXV-2009 Pelabuhan Panjang bersama dua personel KP HAYABUSA 3008 Ditpolairud Baharkam Polri serta Basarnas Lampung diterjunkan dalam operasi SAR gabungan,” kata dia.

Titik Terakhir Jadi Patokan

Tim SAR kini fokus mencari dan memberikan pertolongan kepada seluruh anggota rombongan yang belum diketahui keberadaannya.

Penyisiran diperluas ke sejumlah wilayah yang diperkirakan masih berkaitan dengan jalur pelayaran speedboat maupun kemungkinan lokasi terakhir kapal tersebut.

“Pencarian meliputi perairan Pulau Legundi, perairan Pulau Sebesi hingga kawasan perairan Gunung Anak Krakatau,” kata Yuni.

Berdasarkan informasi awal, speedboat bertolak dari Dermaga Pagedongan sekitar pukul 14.00 WIB pada Senin.

Sekitar pukul 14.42 WIB, salah satu jurnalis masih sempat mengirimkan titik lokasi terakhir. Namun, komunikasi dengan rombongan kemudian terputus sekitar pukul 15.04 WIB.

Sejak saat itu, keberadaan kapal dan orang-orang di dalamnya belum diketahui. Tim SAR kemudian menggunakan informasi komunikasi dan lokasi terakhir tersebut sebagai salah satu acuan dalam pencarian.

Polda Lampung juga meminta masyarakat yang mengetahui informasi terkait keberadaan rombongan untuk segera melapor kepada petugas.

- Advertisement -
Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Ronalds Petrus Gerson
Redaktur
Tim Penulis & Editor
Ronalds Petrus Gerson, Redaktur
Apresiasi untuk Ronalds Petrus Gerson

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO & ShopeePay.
0 Shares

💬 Diskusi Pembaca

0 Komentar

Masuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:

Memuat diskusi...

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Holopis UMKMIklan: Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--
YANG BARU