Ning Jazil Marah Nama Gus Kautsar Dicatut dalam Buku Islam Ala Prabowo

0 Shares

JAKARTA – Jazilatun Na’imah alias Ning Jazil merasa kecewa dengan munculnya buku Islam Ala Prabowo yang diinisiasi oleh Ahmad Muzani, Ketua MPR RI sekaligus mantan Sekjen DPP Partai Gerindra.

Pasalnya, ia merasa bahwa pencatutan nama suaminya dalam daftar penulis buku tersebut tidak mendapatkan izin terlebih dahulu oleh suaminya, maupun keluarganya.

Seng Genaaah (yang jelas -red).Kok bisa-bisanya ada nama suami saya di buku ini ?!! Hei penulis, minimal izin / pamit dulu kalau mau nyantumin nama,” tulis Gus Jazil di akun Instagram pribadinya @zil_hb, seperti dikutip Holopis.com, Senin (7/9/2026).

Kemudian, Ning Jazil pun menjelaskan bahwa sebelumnya penulis buku tersebut memang sempat mendapati kediamannya dan berbincang dengan sang suami.

“Maaf, penulis harusnya terus terang saat wawancara kalau akan dibuat buku dengan judul tersebut. Kalau hanya wawancara banyak juga wartawan yang wawancara dengan Gus Kautsar,” jelasnya.

Dalam perbincangan dengan Muzani yang ditemani sang istri pada tahun 2024 silam, Gus Kautsar hanya memberikan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang diajukan. Dan saat itu pula, Prabowo Subianto belum menjadi Presiden Republik Indonesia. Sehingga arah jawaban salah satu putra Kiai besar di Ploso tersebut memang masih universal.

“Saat itu jawaban Gus hanya harapan-harapan terbaik untuk pemimpin, tidak paham kalau mau dimasukkan buku tersebut. Kalau mencatut nama dalam buku apakah berbau politik, minimal pamit dulu,” tukasnya.

Diketahui, di dalam daftar isi buku Islam Ala Prabowo tersebut, Tulisan yang mencatut nama Gus Kautsar berada di halaman 318. Di mana diklaim tulisan Muhammad Abdurrahman Kautsar tersebut berjudul “Dukungan Pesantren untuk Prabowo Subianto”.

Tak hanya Gus Kautsar. Sejumlah nama besar juga masuk dalam daftar penulis buku tersebut. Di antaranya adalah tokoh Islam dan ulama besar asal NTB (Nusa Tenggara Barat) yakni KH Muhammad Zainul Majdi alias Tuan Guru Bajang (TGB). Dalam buku tersebut, mantan Gubernur NTB itu menulis dengan judul “Visi Keislaman Prabowo Subianto : Moderasi, Keadilan dan Pembaharuan Dialektika Keagamaan.

Lalu ada juga nama mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yakni Prof KH Said Aqil Siradj. Dalam buku tersebut, tulisannya berjudul “Berislam Nusantara ala Prabowo Subianto”.

Sayangnya, kedua nama tersebut juga kabarnya membantah berkontribusi dalam penulisan buku tersebut.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Muhammad Ibnu Idris
Tim Penulis & Editor
Muhammad Ibnu Idris
Apresiasi untuk Muhammad Ibnu Idris

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya dan artikel berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO, & ShopeePay.

BACA LAINNYA

Holopis UMKM

YANG BARU