Prabowo bahkan menyapa dan berdialog langsung dengan keduanya.
Presiden menceritakan kondisi Citra yang sempat hampir putus sekolah karena harus membantu ibunya berjualan. Ayah Citra telah meninggal dunia, sementara ibunya merupakan penyandang disabilitas.
“Sekolah Rakyat memberi Citra kesempatan untuk belajar tanpa meninggalkan keluarganya menghadapi perjuangan sendiri. Citra pun kemarin berhasil menjadi juara karate tingkat kabupaten,” kata Prabowo.
Citra mengaku senang bisa bersekolah di Sekolah Rakyat sekaligus mendapat kesempatan bertemu langsung dengan Presiden Prabowo.
“Pak Presiden sehat-sehat ya. Tunggu. Tunggu lihat aku dewasa nanti pakai sabuk hitam,” kata Citra.
Prabowo: Keadilan Bukan Berarti Semua Diperlakukan Sama
Prabowo memastikan anak-anak seperti Rizki dan Citra harus mendapatkan kesempatan yang sama untuk mengejar masa depan.
Menurut dia, prinsip keadilan bukan berarti setiap orang mendapatkan perlakuan yang persis sama. Dukungan justru harus disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.
“Saudara-saudara sekalian, adil itu tidak berarti negara beri semua orang perlakuan yang sama. Adil adalah ketika negara beri dukungan yang sesuai dengan kebutuhan,” kata Presiden.
Pemerintah pun menargetkan keberadaan Sekolah Rakyat terus diperluas agar semakin banyak anak dari keluarga kurang mampu mendapatkan akses pendidikan yang layak dan kesempatan untuk mengembangkan potensi mereka.




💬 Diskusi Pembaca
0 KomentarMasuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:
Memuat diskusi...