Ekspor Indonesia Tembus Rp414 Triliun, Kenapa Neraca Dagang Justru Minus? Mendag Buka Suara

0 Shares
Ukuran Teks:
21
Dengarkan:

Disusul bahan bakar mineral sebesar USD13,61 miliar, serta besi dan baja senilai USD8,61 miliar.

Sementara itu, produk dengan pertumbuhan ekspor paling tinggi sepanjang Semester I 2026 adalah aluminium dan barang turunannya yang melonjak 73,93 persen.

Kemudian disusul nikel dan produk turunannya yang tumbuh 62,27 persen, bahan kimia organik naik 31,93 persen, serta tembaga dan turunannya meningkat 29,03 persen.

Dilihat dari negara tujuan, Tiongkok masih menjadi pasar terbesar ekspor Indonesia dengan nilai mencapai USD34,56 miliar atau sekitar seperempat total ekspor nonmigas nasional.

Setelah itu disusul Amerika Serikat sebesar USD15,82 miliar dan India sebesar USD9,25 miliar.

Ketiga negara tersebut menyerap lebih dari 44 persen total ekspor nonmigas Indonesia.

Di sisi lain, ekspor Indonesia ke sejumlah pasar nontradisional juga mulai menunjukkan peningkatan.

Pengiriman barang ke Hong Kong melonjak 39,12 persen, ke Kamboja naik 31,42 persen, dan ke Thailand meningkat 19,35 persen.

Beberapa kawasan seperti Asia Tengah, Afrika Barat, Eropa Timur, hingga Afrika Selatan juga mencatat pertumbuhan permintaan terhadap produk Indonesia.

Menurut Budi Santoso, capaian tersebut menjadi sinyal bahwa produk Indonesia masih mampu bersaing di pasar global meski kondisi ekonomi dunia belum sepenuhnya pulih.

“Pertumbuhan ekspor pada Juni menjadi sinyal positif memasuki Semester II 2026. Kami akan terus memperkuat penetrasi ke pasar-pasar utama sekaligus membuka peluang di pasar nontradisional agar ekspor Indonesia semakin berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, impor Indonesia juga mengalami kenaikan.

Pada Juni 2026, nilai impor mencapai USD25,91 miliar, meningkat 4,41 persen dibandingkan bulan sebelumnya dan melonjak 34,27 persen dibandingkan Juni 2025.

- Advertisement -
Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Gesha Yuliani Nattasya
Ronalds Petrus Gerson
Tim Penulis & Editor
Gesha Yuliani Nattasya, Ronalds Petrus Gerson
0 Shares

💬 Diskusi Pembaca

0 Komentar

Masuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:

Memuat diskusi...

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Holopis UMKMIklan: Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU