HOLOPIS.COM, JAKARTA – Ekonomi dunia diramal membaik pada 2027, tapi Indonesia masih punya pekerjaan rumah besar. Apa yang bisa menghambat ekonomi RI tahun depan?
Ekonomi dunia diprediksi membaik pada 2027.
Namun, kabar ini belum tentu menjadi angin segar tanpa tantangan bagi Indonesia.
Di tengah peluang perdagangan global yang meningkat, pemerintah masih harus bekerja keras mengejar target pertumbuhan ekonomi 6% pada tahun depan.
Lantas, seberapa siap Indonesia menghadapi persaingan ekonomi dunia?
Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Dradjad Hari Wibowo mengingatkan bahwa prospek global yang membaik tetap dibayangi berbagai risiko.
Ketegangan geopolitik, kebijakan proteksi perdagangan, dan gejolak pasar keuangan masih berpotensi mengganggu aktivitas ekonomi berbagai negara.
Proyeksi pertumbuhan ekonomi global pada 2027 mencapai 3,1%, sedangkan perdagangan dunia diperkirakan tumbuh 3,3%.
Inflasi global juga diproyeksikan turun menjadi 3,7%.
Kondisi tersebut membuka kesempatan bagi Indonesia untuk meningkatkan ekspor dan menarik investasi.
Namun, peluang itu tidak akan datang dengan sendirinya. Indonesia perlu memperkuat daya saing industri dan meningkatkan produktivitas agar mampu mengambil manfaat dari perubahan ekonomi global.
Dradjad menyoroti perbaikan aktivitas manufaktur.
Indeks PMI manufaktur tercatat mencapai 52,4, melewati batas 50 yang menandakan ekspansi atau peningkatan aktivitas bisnis.




💬 Diskusi Pembaca
0 KomentarMasuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:
Memuat diskusi...