Kariernya di pemerintahan semakin menanjak ketika Presiden Prabowo mempercayainya menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian.
Bersama Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Sudaryono terlibat dalam berbagai program strategis pemerintah, mulai dari percepatan swasembada pangan, peningkatan produksi beras nasional, optimalisasi lahan pertanian, distribusi pupuk bersubsidi, hingga pengembangan hilirisasi sektor pertanian.
Selain itu, Sudaryono juga pernah dipercaya sebagai Komisaris Utama PT Pupuk Indonesia.
Dalam jabatan tersebut, ia mendorong peningkatan layanan distribusi pupuk kepada petani sekaligus mendukung berbagai kebijakan pemerintah dalam menjaga ketersediaan pupuk bersubsidi di seluruh Indonesia.
Kini, tantangan baru menanti Sudaryono setelah dipercaya memimpin Badan Gizi Nasional.
Lembaga tersebut memiliki peran sentral dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo.
Program ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas gizi anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita guna mendukung pembangunan sumber daya manusia Indonesia.
Sudaryono menyatakan siap menjalankan amanah yang diberikan Presiden.
Ia menegaskan akan bekerja maksimal untuk memastikan seluruh program BGN berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
Dengan latar belakang sebagai anak petani, pendidikan hingga jenjang doktor, pengalaman memimpin berbagai organisasi, serta kiprah di pemerintahan, Sudaryono kini memasuki babak baru dalam pengabdiannya kepada negara.
Amanah sebagai Kepala Badan Gizi Nasional menjadi tantangan sekaligus kepercayaan besar untuk menyukseskan program strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat Indonesia.


