Kontroversi bermula setelah Aisyah Zakiyyah ditunjuk sebagai Komisaris PT PP melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 pada 19 Mei 2026.
Penunjukan tersebut menggantikan Ernadhi Sudarmanto.
Sejak pengumuman itu, beredar narasi di media sosial yang mengaitkan posisi Aisyah dengan Menteri PU Dody Hanggodo.
Namun hingga kini, belum ada bukti maupun dokumen resmi yang menunjukkan adanya hubungan keluarga antara keduanya.
Berdasarkan profil yang dipublikasikan PT PP, Aisyah merupakan lulusan Applied Chemistry and Biochemistry dari Gunma University, Jepang, dan meraih gelar Master of International Communication dari Macquarie University, Australia.
Sebelum menjabat komisaris, Aisyah tercatat pernah menjadi Manajer E-Commerce dan Marketing di Lingble Ltd., Singapura, Team Leader Sales Division PT Toyota Tsusho System Indonesia, Director and Strategic Planner PT Lumintoo Sukses Incomso, hingga dipercaya sebagai Tenaga Ahli Menteri sekaligus Juru Bicara Kementerian Pekerjaan Umum.
Meski memiliki rekam jejak profesional tersebut, pengangkatannya tetap menjadi sorotan publik karena usianya yang relatif muda serta munculnya tudingan adanya hubungan kekerabatan dengan Menteri PU.
Hingga berita ini diterbitkan, baik Kementerian Pekerjaan Umum maupun PT PP belum mengeluarkan pernyataan tambahan mengenai isu tersebut.
Sementara itu, Dody Hanggodo menegaskan dirinya siap memberikan hadiah umrah kepada siapa pun yang mampu membuktikan klaim bahwa Aisyah Zakiyyah merupakan keponakannya sebagaimana disampaikan dalam video yang diunggah akun X @lambesahamjja.


