JAKARTA, HOLOPIS.COM – Sorang dosen hukum di Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) Nabiyla Risfa Izzati memposting adanya teror, ancaman, dan doxing dari pihak tak bertanggung jawab akibat postingannya di akun media sosial X pribadi @nabiylarisfa.
Dalam postingannya, ia membagikan adanya pesan WhatsApp agar dirinya menghapus postingan yang memberikan reaksi atas kegaduhan yang menyeret institusi Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen-PU) yang kini dipimpin oleh Dody Hanggodo tersebut.
“Mohon kerjasamanya untuk menghapus postingan Sdri. NABIYLA RISFA IZZATI di platform X: https://x.com/nabiylarisfa/status/2075790577590051298,” tulis peneror yang juga menyebut alamat lengkap korbannya itu.
Alasan mengapa pihak peneror meminta agar Nabiyla segera men-take-down postingan tersebut, karena dianggap bisa memicu kegaduhan. Bahkan mengancam akan memprosesnya ke jalur hukum.
“Karena postingan tersebut berpotensi menimbulkan kegaduhan, sebelum pihak kami menaikkan laporan ke pihak berwajib karena telah melanggar beberapa pasal,” sambungnya.
Tadi siang habis dapat ancaman untuk menghapus postingan twit tentang Menteri PU (terlampir), dengan membuka data pribadi yang berisi alamat, NIK, TTL, data keluarga, dan lokasi terakhir gawai saya.
Saya sedang draft somasi dan akan kirim balik sebagai jawaban 🙏 pic.twitter.com/JVLsE9EXKw
— Nabiyla Risfa Izzati (@nabiylarisfa) July 16, 2026
Setelah dicek, ternyata postingannya adalah retweet Nabilya dari tweet akun X @bismillahyuk_ yang mengunggah keluh kesah pegawai Kementerian Pekerjaan Umum yang terkena sanksi administrasi mutasi hingga demosi.
“🚨 Pengabdian 27 tahun 3 bulan seorang ASN. Lenyap begitu aja.. Dari Eselon 3a, di mutasi ke Maluku Utara & jabatannya turun menjadi Pelatihan Teknis — yg setara dg golongan 2d,” tulis @bismillahyuk_ sembari mengunggah isi chat dan juga tangkapan layar informasi kepegawaian.
Lantas, Nabiyla pun merespons-nya agar pejabat dzalim di balik mutasi dan demosi sejumlah petinggi di Kementerian PU tersebut untuk diproses ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) saja.
“PTUN-in aja sih pejabat dzalim kayak gini. Greget banget gweh 😡,” tulis @nabiylarisfa.
Karena afiliasi Menteri Pekerjaan Umum (PU) di Kabinet Merah Putih tersebut dengan Partai Demokrat, netizen lain pun ikut menyenggol Ketua Umum partai berlambang mersi tersebut, yakni Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang juga saat ini menjadi Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan.
“@AgusYudhoyono @PDemokrat liat nih kelakuan kader lu. baru dikasi jabatan dikit udh lupa diri, gmana dkasi kepercayaan lebih nanti? haram gua sekeluarga pilih demokrat 2029 nanti kalo gini caranya. padahal Pak @SBYudhoyono sangat gua hormati,” tulis @dabigujosman1.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada statemen resmi dari Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo maupun dari pihak terkait lainnya.


