HOLOPIS.COM, JAKARTA – Gubernur Pramono Anung mengubah kolong flyover menjadi arena tinju dan fasilitas olahraga gratis untuk menekan aksi tawuran remaja di Jakarta.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memilih pendekatan berbeda untuk menekan maraknya aksi tawuran di Ibu Kota.
Alih-alih hanya mengandalkan penegakan hukum, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperbanyak fasilitas olahraga gratis, termasuk mengubah sejumlah kolong flyover menjadi arena aktivitas olahraga bagi anak muda.
Salah satu fasilitas yang kini menjadi perhatian adalah ring tinju yang dibangun di bawah Flyover Susukan-Ciracas, Jakarta Timur.
Selain ring tinju, kawasan tersebut juga dilengkapi skate park sebagai ruang aktivitas positif bagi masyarakat, khususnya kalangan remaja.
Tak hanya di Jakarta Timur, penataan juga dilakukan di bawah Flyover Slipi, Jakarta Pusat.
Lokasi yang sebelumnya dikenal sebagai kawasan yang dipenuhi penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) kini disulap menjadi arena skateboard yang dapat dimanfaatkan warga secara gratis.
Pramono mengatakan penyediaan fasilitas olahraga merupakan bagian dari pendekatan humanis untuk mengurangi angka tawuran yang hingga kini masih kerap terjadi di berbagai wilayah Jakarta.
“Untuk tawuran di Jakarta, tentunya kami terus berupaya menguranginya. Karena itu kami menyiapkan berbagai fasilitas bagi anak-anak dan remaja, seperti lapangan sepak bola, arena skateboard, dan ring tinju di berbagai lokasi,” ujar Pramono di Cawang, Jakarta Timur, Minggu (12/7/2026).
Menurutnya, olahraga dapat menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan energi, bakat, dan kreativitas ke arah yang lebih positif sehingga potensi konflik antarkelompok dapat ditekan.
Selain membangun ring tinju dan skate park, Pemprov DKI juga akan memperbanyak lapangan sepak bola serta fasilitas olahraga lainnya yang dapat diakses masyarakat tanpa dipungut biaya.
Pramono mengakui persoalan tawuran belum sepenuhnya dapat diatasi.
Bahkan, sejumlah kasus masih melibatkan anak-anak dan remaja usia sekolah.
Karena itu, ia meminta seluruh wali kota di lima wilayah administrasi Jakarta untuk melakukan pendekatan langsung kepada para remaja di lingkungan masing-masing.
Langkah tersebut diharapkan mampu melengkapi upaya penyediaan fasilitas publik agar angka tawuran dapat berangsur menurun.
“Saya meminta jajaran terkait, terutama para wali kota, untuk melakukan pendekatan agar tawuran secara bertahap dapat dikurangi,” tegasnya.
Program penataan kolong flyover menjadi ruang publik olahraga merupakan salah satu strategi Pemprov DKI Jakarta untuk menghidupkan ruang-ruang kota yang sebelumnya kurang termanfaatkan sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih aman, produktif, dan ramah bagi generasi muda.
Dengan konsep tersebut, pemerintah berharap kolong jembatan tidak lagi menjadi area terbengkalai, tetapi berubah menjadi pusat kegiatan positif yang mampu membantu mengurangi aksi tawuran di Jakarta.


