Jangan Asal Ikut Tren! Kandungan Skincare Ini Tidak Boleh Dipakai Bersamaan

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Belakangan ini, semakin banyak orang memilih produk skincare berdasarkan kandungan bahan aktif atau ingredients. Mulai dari retinol, vitamin C, niacinamide, hingga AHA dan BHA, semuanya diklaim memiliki manfaat tersendiri untuk mengatasi berbagai masalah kulit.

Namun, tidak semua bahan aktif dapat digunakan dalam satu rutinitas skincare. Beberapa kombinasi justru berisiko memicu iritasi, membuat kulit menjadi lebih sensitif, bahkan mengurangi efektivitas produk.

Karena itu, penting untuk memahami kandungan apa saja yang sebaiknya tidak digunakan bersamaan agar kulit tetap sehat dan mendapatkan manfaat optimal dari setiap produk.

1. Mengapa Tidak Semua Kandungan Bisa Dicampur?

Setiap bahan aktif memiliki cara kerja yang berbeda pada kulit. Ada yang berfungsi mempercepat regenerasi sel, mengangkat sel kulit mati, atau meningkatkan produksi kolagen.

Jika digunakan secara bersamaan tanpa aturan yang tepat, kulit bisa menjadi terlalu terpapar bahan aktif sehingga memicu kemerahan, rasa perih, hingga kulit mengelupas.

2. Retinol dan AHA/BHA

Retinol dikenal efektif membantu mengurangi tanda penuaan dan jerawat, sementara AHA maupun BHA bekerja sebagai eksfoliator yang mengangkat sel kulit mati.

- Advertisement -

Menggunakan keduanya dalam waktu yang sama berisiko membuat kulit mengalami iritasi, terutama bagi pemilik kulit sensitif. Jika ingin memakai kedua bahan ini, sebaiknya gunakan pada malam yang berbeda.

3. Vitamin C dan Benzoyl Peroxide

Vitamin C merupakan antioksidan yang membantu mencerahkan kulit, sedangkan benzoyl peroxide banyak digunakan untuk mengatasi jerawat.

Jika digunakan bersamaan, benzoyl peroxide dapat mengurangi efektivitas vitamin C sehingga manfaatnya tidak maksimal. Karena itu, keduanya lebih baik dipakai pada waktu yang berbeda, misalnya vitamin C di pagi hari dan benzoyl peroxide pada malam hari.

4. Niacinamide, Boleh Dipakai Bersama Apa?

Berbeda dengan anggapan lama, niacinamide umumnya aman dipadukan dengan berbagai kandungan skincare, termasuk hyaluronic acid, ceramide, bahkan retinol.

Bahan ini dikenal membantu memperkuat skin barrier, mengontrol produksi minyak, sekaligus menenangkan kulit sehingga sering dijadikan pendamping bagi bahan aktif lainnya.

Namun, jika kulit sedang mengalami iritasi, sebaiknya tetap gunakan produk secara bertahap agar kulit memiliki waktu untuk beradaptasi.

5. Susun Skincare Sesuai Kebutuhan Kulit

Tidak semua orang membutuhkan banyak bahan aktif dalam satu rutinitas skincare. Jika baru mulai menggunakan produk tertentu, cobalah satu bahan aktif terlebih dahulu dan perhatikan respons kulit selama beberapa minggu. Dengan cara ini, risiko iritasi dapat diminimalkan sekaligus memudahkan Anda mengetahui produk mana yang paling cocok.

Ingat, rutinitas skincare yang efektif bukan ditentukan oleh banyaknya produk yang digunakan, melainkan pemilihan kandungan yang tepat sesuai kebutuhan kulit.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Darin Brenda Iskarina
Darin Brenda Iskarina
Tim Redaksi :

SELURUH ISI KONTEN BUKAN TANGGUNG JAWAB REDAKSI HOLOPIS.COM

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU