Jangan Asal Cuci Muka! Ini 7 Kesalahan Skincare Pria yang Bikin Wajah Malah Kusam

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Kesadaran pria untuk merawat kulit wajah terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Kini, semakin banyak pria yang mulai menggunakan facial wash, moisturizer, hingga sunscreen sebagai bagian dari rutinitas harian.

Namun, memiliki banyak produk skincare belum tentu membuat kulit menjadi lebih sehat. Tanpa disadari, masih banyak pria yang melakukan kesalahan sederhana saat merawat wajah. Alih-alih mendapatkan kulit yang bersih dan segar, kebiasaan tersebut justru bisa membuat kulit menjadi kusam, mudah berjerawat, bahkan mengalami iritasi.

Menurut dermatolog dari American Academy of Dermatology (AAD), perawatan kulit pria sebenarnya tidak perlu rumit. Yang terpenting adalah memahami jenis kulit dan menggunakan produk dengan cara yang benar.

Lalu, apa saja kesalahan yang paling sering dilakukan?

1. Mencuci wajah terlalu sering

Sobat Holopis, banyak pria berpikir semakin sering mencuci wajah maka kulit akan semakin bersih. Padahal anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar.

AAD menyarankan wajah cukup dicuci dua kali sehari, yaitu pada pagi dan malam hari, serta setelah berkeringat akibat berolahraga. Terlalu sering mencuci wajah justru dapat menghilangkan minyak alami yang berfungsi menjaga kelembapan kulit. Akibatnya, kulit menjadi kering, terasa tertarik, bahkan memproduksi minyak lebih banyak sebagai mekanisme pertahanan.

- Advertisement -

2. Menggunakan sabun mandi untuk wajah

Masih banyak pria yang memakai satu sabun untuk seluruh tubuh, termasuk wajah.

Padahal, kulit wajah jauh lebih tipis dan sensitif dibandingkan kulit tubuh. Sabun mandi umumnya memiliki kandungan yang lebih keras sehingga dapat merusak lapisan pelindung kulit (skin barrier).

Dermatolog menyarankan menggunakan pembersih wajah yang lembut, bebas alkohol, dan disesuaikan dengan jenis kulit agar kelembapan alami kulit tetap terjaga.

3. Menggosok wajah terlalu keras

Saat mencuci muka, sebagian orang merasa wajah akan lebih bersih jika digosok menggunakan handuk kasar, spons, atau scrub secara berlebihan.

Padahal kebiasaan tersebut justru dapat memicu iritasi, kemerahan, hingga munculnya jerawat akibat rusaknya lapisan pelindung kulit.

AAD menganjurkan membersihkan wajah menggunakan ujung jari dengan gerakan lembut, kemudian mengeringkannya dengan cara ditepuk menggunakan handuk bersih, bukan digosok.

4. Melewatkan pelembap karena merasa kulit berminyak

Banyak pria dengan wajah berminyak menghindari penggunaan moisturizer karena khawatir wajah akan semakin mengilap.

Padahal, kulit berminyak juga membutuhkan kelembapan. Ketika kulit terlalu kering, tubuh justru dapat memproduksi lebih banyak minyak sebagai kompensasi.

Pilihlah pelembap berlabel oil-free atau non-comedogenic agar tidak menyumbat pori-pori, terutama bagi pemilik kulit berjerawat.

5. Menganggap sunscreen hanya untuk pergi ke pantai

Ini merupakan salah satu kesalahan paling umum. Paparan sinar ultraviolet (UV) tetap dapat mengenai kulit saat cuaca mendung maupun ketika seseorang beraktivitas di luar ruangan dalam waktu singkat.

Menurut AAD, penggunaan sunscreen berspektrum luas (broad-spectrum) dengan SPF minimal 30 setiap hari membantu melindungi kulit dari penuaan dini, flek hitam, hingga menurunkan risiko kanker kulit. Sunscreen juga perlu dioleskan kembali setiap dua jam apabila berada di luar ruangan.

6. Asal memilih produk skincare

Tidak semua produk cocok untuk semua orang. Pria dengan kulit sensitif sebaiknya memilih produk tanpa pewangi (fragrance-free). Sementara pemilik kulit yang mudah berjerawat disarankan menggunakan produk berlabel non-comedogenic agar tidak memicu penyumbatan pori.

Mengenali jenis kulit merupakan langkah pertama sebelum membeli produk skincare apa pun.

7. Berhenti karena merasa hasilnya lama

Kesalahan terakhir adalah tidak konsisten. Banyak pria berhenti menggunakan skincare hanya dalam beberapa hari karena merasa tidak ada perubahan. Padahal, regenerasi kulit membutuhkan waktu. Produk perawatan umumnya memerlukan penggunaan rutin selama beberapa minggu sebelum hasilnya mulai terlihat. Karena itu, konsistensi menjadi salah satu kunci utama dalam menjaga kesehatan kulit.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Darin Brenda Iskarina
Darin Brenda Iskarina
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU