HOLOPIS.COM, JAKARTA – Suzuki resmi memperkenalkan Wagon R Bioflex di pasar India. Model ini menjadi salah satu langkah penting pabrikan asal Jepang tersebut dalam mendukung penggunaan bahan bakar berbasis etanol yang tengah didorong pemerintah India.
Menariknya, mobil mungil bergaya boxy ini ditawarkan dengan harga mulai 724.000 rupee atau sekitar Rp136 juta. Dengan banderol tersebut, Wagon R Bioflex menjadi salah satu mobil flex fuel paling terjangkau yang saat ini tersedia di pasar India.
Dilansir Holopis.com dari Motoroids pada Kamis (18/6/2026), Wagon R Bioflex merupakan kendaraan flex fuel massal pertama yang diluncurkan oleh Maruti Suzuki. Kehadirannya sekaligus menjadi bagian dari upaya mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil konvensional.
Meski sudah diperkenalkan secara resmi, Suzuki belum langsung menjual mobil ini kepada konsumen perorangan. Pada tahap awal, Wagon R Bioflex akan lebih dulu dipasarkan untuk kebutuhan armada perusahaan dan layanan transportasi berbasis aplikasi.
Bisa Menggunakan BBM E20 hingga E85
Perbedaan terbesar dibandingkan Wagon R reguler ada pada sektor dapur pacu. Suzuki membekali mobil ini dengan mesin K12N 1.200 cc empat silinder yang telah disesuaikan agar mampu menggunakan campuran etanol dalam kadar yang lebih tinggi.
Mesin tersebut kompatibel dengan bahan bakar E20 hingga E85. Artinya, kendaraan dapat beroperasi menggunakan campuran etanol hingga 85 persen tanpa perlu modifikasi tambahan.
Suzuki menyebut tenaga dan torsi yang dihasilkan lebih baik dibandingkan model standar. Namun hingga saat ini, perusahaan belum merilis data performa resmi terkait output mesin tersebut.
Mesin dipadukan dengan transmisi manual lima percepatan. Sementara untuk angka konsumsi bahan bakar, pabrikan juga masih menahannya. Sebagai gambaran, Wagon R versi bensin standar memiliki konsumsi BBM sekitar 23,56 km per liter.
Desain Tetap Mengusung Karakter Wagon R
Dari sisi tampilan, perubahan yang diberikan tergolong minimal. Wagon R Bioflex masih mempertahankan desain tall-boy yang selama ini menjadi ciri khas model tersebut.
Bentuk bodi yang mengotak tetap dipertahankan, termasuk area kaca yang besar untuk membantu visibilitas pengemudi saat berkendara di perkotaan.
Perbedaan hanya terlihat pada beberapa detail kecil seperti stiker Flex Fuel dan emblem khusus yang menandakan bahwa mobil ini dapat menggunakan bahan bakar etanol berkadar tinggi.
Fitur Kenyamanan dan Keselamatan Tetap Lengkap
Meski fokus pada teknologi bahan bakar alternatif, Suzuki tidak mengurangi fitur yang tersedia di dalam kabin.
Wagon R Bioflex sudah dilengkapi layar sentuh 7 inci yang mendukung Android Auto dan Apple CarPlay, spion elektrik, power window, serta sistem pendingin udara.
Untuk sektor keselamatan, Suzuki menyematkan enam airbag sebagai fitur standar. Selain itu tersedia pula ABS dengan EBD, Electronic Stability Program (ESP), Hill Hold Assist, dan sensor parkir belakang.
Infrastruktur E85 Masih Terbatas
Meski mobilnya sudah siap menggunakan BBM E85, tantangan terbesar saat ini masih berada pada infrastruktur pengisian bahan bakar.
Pemerintah India menargetkan pembangunan sekitar 50 hingga 100 SPBU E85 pada tahap awal. Lokasinya akan difokuskan di sejumlah koridor strategis seperti Delhi NCR dan Mumbai-Pune-Nagpur.
Jumlah tersebut ditargetkan meningkat menjadi sekitar 500 stasiun pengisian pada akhir tahun ini. Dalam jangka panjang, India berencana menghadirkan hingga 5.000 titik pengisian E85 pada akhir 2027.
Pemerintah setempat juga memberi sinyal bahwa harga BBM E85 nantinya berpotensi lebih murah dibandingkan bensin konvensional, sehingga diharapkan dapat mendorong masyarakat beralih ke bahan bakar yang lebih ramah lingkungan.

