HOLOPIS.COM, JAKARTA – TNI AL (Angkatan Laut) bersama dengan TNI AU (Angkatan Udara) terus memperkuat sinergitas operasi antar matra.
Sinergi itu salah satunya melalui pelaksanaan Kerja Sama Taktis (Kersamtis) antara KRI Terapang-648 dan KRI Golok-688 yang berada di bawah kendali operasi (BKO) Gugus Tempur Laut (Guspurla) Koarmada II dengan pesawat Boeing 737 TNI Angkatan Udara.
Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka Operasi Pengamanan Perbatasan Wilayah Laut dan Udara Republik Indonesia–Malaysia, Kamis (16/7).
Pelaksanaan Kersamtis bertujuan meningkatkan interoperabilitas serta kemampuan koordinasi antar matra dalam mendukung operasi terpadu di wilayah perbatasan.
Sinergi antara TNI AL dan TNI AU tersebut menjadi faktor penting dalam meningkatkan efektivitas pengawasan terhadap aktivitas di kawasan perbatasan laut dan udara Indonesia–Malaysia.
Kegiatan ini sekaligus mencerminkan soliditas TNI dalam mengintegrasikan kemampuan setiap matra guna menghadapi berbagai potensi ancaman terhadap kedaulatan negara.
Dengan interoperabilitas yang semakin baik, pelaksanaan operasi dapat berlangsung lebih efektif, responsif, dan adaptif terhadap dinamika situasi di wilayah perbatasan.
Melalui pelaksanaan Kerja Sama Taktis tersebut, TNI Angkatan Laut menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kesiapsiagaan operasional serta meningkatkan kemampuan prajurit dalam melaksanakan operasi gabungan bersama TNI Angkatan Udara.


